Jahe Merah: Manfaat Kesehatan dan Peluang Bisnis Menjanjikan

bibit jahe merah

William Roxburgh memberikan nama ilmiah Zingiber officanale untuk jahe. “Zingiber” merupakan bahasa Yunani yang berarti rimpang yang memiliki bentuk seperti tanduk. Sedangkan kata officanale diambil dari bahasa Latin yang berarti sesuatu yang digunakan untuk pengobatan.

Jahe termasuk dalam salah satu tanaman obat paling populer di Indonesia. Bibit jahe merah banyak dicari. Sejak zaman yang lampau, leluhur orang Indonesia telah memanfaatkan tumbuhan dengan nama latin zingiber officinale sebagai rempah-rempah maupun bahan obat. Ramuan jahe diyakini dapat meredakan berbagai macam penyakit, yaitu mual, pilek, radang sendi, migrain, hingga hipertensi.

Namun, selain memiliki khasiat kesehatan, jahe juga memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Tanaman jahe merah masuk dalam paku-pakuan. Jahe merah juga masuk dalam ordo zingiberales. Ia juga masuk dalam famili zingiberaceae. Biasanya, famili dari jenis tanaman ini banyak ditemukan di daerah tropis, berbentuk umbi-umbian serta memiliki aroma yang khas.

Bisnis Jahe Merah

Kini, di zaman yang modern, minuman jahe tersedia dalam bentuk instan. Banyak pabrik yang memproduksi jahe instan karena dianggap lebih praktis dan awet. Tentu, menyeduh jahe bubuk jauh lebih mudah dari pada membakar rimpang jahe lalu menumbuknya sendiri sebelum diseduh dengan air panas. Inilah yang membuat jahe selalu jadi primadona.

Di Indonesia belum banyak yang membudidayakan jahe merah. Harganya pun lebih tinggi dari jenis lainnya. Banyak petani lebih memilih untuk menanam jahe gajah atau emprit. Padahal, di pasar internasional, jahe merah merupakan salah satu jenis rempah sekaligus tanaman obat yang banyak dicari.

Pasar internasional tentu punya nilai lebih tinggi. Harga di pasar internasional lebih tinggi dari harga di dalam negeri. Harga yang tinggi ini dipengaruhi oleh daya permintaan yang naik, tetapi pembudidaya jahe merah tak banyak atau belum bisa mencukupi kebutuhan pasar.

Malaysia, Banglades, dan Singapura adalah beberapa negara yang sering membeli jahe merah dari bumi Indonesia. Pada tarikh 2013, Banglades memesan 270 ton jahe merah ke sebuah instansi swasta yang merangkul petani dari daerah Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Ponorogo, dan Malang.

Namun, karena tak banyak yang membudidayakan jahe merah, petani-petani itu kewalahan menerima pesanan itu. Akibatnya, pengiriman jahe merah dilakukan secara bertahap.Tak sulit menanam jahe merah di Indonesia. Apalagi, sekarang banyak tempat yang menyediakan bibit jahe merah yang unggul seperti Vista Agro.

bibit jahe merah

Kandungan yang Ada dalam Jahe

Dengan kandungan yang bermacam di dalamnya, jahe memiliki kemampuan merangsang hormon adrenalin. Artinya, pembuluh darah akan lebih lebar dan aliran darah mengalir lebih lancar. Dengan begitu, meringankan kerja jantung dalam memompa darah.

Selain memperlancar aliran darah, jahe juga mengandung enzim protease dan lipase yang membantu pencernaan dalam tubuh. Dua enzim ini sangat bermanfaat bagi proses pencernaan tubuh manusia. Keduanya ampuh untuk mencerna protein dan lemak. Jadi, dengan mengonsumsi jahe, kesehatan organ pencernaan khususnya lambung sangat terjaga.

Rasa hangat yang dihasilkan ketika mengonsumsi jahe juga dapat membikin perut terasa nyaman. Sehingga, bagi Anda yang sering mengeluhkan kram pada perut, mengonsumsi jahe secara rutin bisa membantu meredakannya. Selain itu, manfaat yang diperoleh ketika mengonsumsi jahe adalah meredakan sakit kepala. Rasa hangat yang dihasilkan oleh minyak atsiri dalam jahe memberi efek relaksasi pada kepala yang sakit

Selain meningkatkan sistem imun, berikut ini adalah delapan khasiat dari jahe merah yang jarang diketahui banyak orang:

  1. Meredakan batuk

Seringkali tenggorokan terasa sakit karena batuk. Sensasi hangat yang muncul ketika mengkonsumsi jahe merah dapat jadi pilihan untuk meringankan sakit tenggorokan tersebut. Dengan kandungan flavonoid, jahe merah adalah solusi ketika terjadi peradangan pada tenggorokan.

Flavonoid pada jahe merah memiliki sifat anti peradangan yang cukup tinggi. Jadi, tak hanya batuk-batuk saja yang dapat diatasi oleh jahe merah. Lebih dari itu, jahe merah dapat menyembuhkan gejala sakit tenggorokan, terutama yang muncul karena radang tenggorokan.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol Tubuh

Penderita kolesterol sangat disarankan rutin mengonsumsi ramuan dari jahe merah. Sebab, kandungan dalam jahe merah dipercaya ampuh menghancurkan lemak jahat dan mencegah munculnya kolesterol tinggi.

  1. Meringankan Sakit Kepala

Sakit kepala ringan seringkali dianggap sepele oleh sebagian orang. Namun, sesungguhnya penyakit ini dapat mengganggu dan mengurangi produktivitas seseorang. Jahe merah adalah obat yang efektif untuk meringankan sakit kepala. Memiliki cita rasa pedas dan mampu menghangatkan tubuh, jahe merah tak butuh banyak waktu untuk dapat menetralisir sakit kepala tersebut.

  1. Mengatasi Rematik

Flavonoid yang terkandung dalam jahe merah tak hanya dapat meredakan radang tenggorokan dan batuk. Flavonoid dalam jahe merah juga dapat mengatasi rematik. Flavonoid adalah zat yang memiliki manfaat anti peradangan. Sedangkan rasa nyeri karena penyakit rematik merupakan buah dari peradangan yang terjadi di persendian. Jadi, tak heran lagi bila jahe merah dapat mengatasi rematik.

  1. Menghindarkan dari Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner jadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Horor penyakit jantung muncul akibat kadar kolesterol dan trigliserida yang terlalu tinggi pada tubuh. Dengan mengonsumsi jahe merah, kolesterol dapat dikendalikan. Kandungan Gingerol dalam jahe merah memiliki efek antikoagulan yang menurunkan risiko penyumbatan karena kolesterol. Jadi, tak hanya menurunkan risiko serangan jantung, jahe merah juga dapat menurunkan risiko stroke.

Jika Anda berminat memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu Anda menyediakan bibit jahe merah berkualiatas tinggi. Anda bisa datang langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Jahe Merah Pengusir Asma

Jahe Merah pengusir asma

Jahe merah memang terkenal sebagai salah satu tanaman obat keluarga (Toga) yang multikhasiat. Salah satunya adalah mengusir asma. Dilansir dari situs kesehatan.kompas.com, jahe merah mampu mengobati asma yang diderita Asmalia Sulastri (35). Sebelumnya, bila ia kambuh asmanya, ibu empat anak ini bisa sampai pingsan. Wajar, bila ia pun sering masuk rumah sakit karenanya.

Ia pun mencoba berobat dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan herbal. Dan ia pun mencoba meminum ekstrak jahe merah yang rutin ia seduh. Tak lama kemudian, penyakit asma yang dideritanya pun hilang. Sejak saat itu, ia pun seringkali mengonsumsi minuman jahe merah. Baik yang sudah diekstraksi maupun yang masih berupa rimpang utuh.

Itulah sebabnya, mencoba budidaya jahe merah patut dikembangkan dan dilestarikan masyarakat Indonesia. Bukan saja untuk kepentingan bisnis, tetapi juga untuk kepentingan keluarga. Bilamana diantara keluarga kita menderita penyakit asma, masuk angin, sakit pinggang, radang tenggorokan dan lain sebagainya, tentu akan sangat bermanfaat bila memiliki jahe merah. Anda tinggal memetik di kebun atau lingkungan pekarangan anda.

Anda ingin membudidayakan jahe merah? Pastikan anda memilih bibit jahe merah yang baik dan berasal dari petani atau penjual yang terpercaya. Jangan asal membeli jahe merah di pasaran tanpa mengetahui berapa usia tanamnya. Sebab, bila usia bibit rimpang jahe merah kurang dari satu tahun biasanya menghasilkan bibit yang kurang bagus. Atau bila anda bingung, beli saja bibit jahe merah dalam polybag yang sudah jadi. Sebab, anda tinggal mengembangkannnya. Entah mau dipindah ke polybag besar ataupun dipindahkan ke media karung. Anda tentu punya pilihan masing masing. Saran saya, apapun media anda, pastikan bibit yang anda pilih benar benar unggul, super atau berkualitas. Selamat mencoba.

jahe merah, bibit jahe merah
jahe merah pengusir asma

Sembilan Alasan Mengapa Perlu Mencicipi Manisnya Budidaya Jahe Merah

Sembilan Alasan Mengapa Perlu Mencicipi Manisnya Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah kini semakin populer dan digandrungi masyarakat. Daerah semacam Madiun, Bogor, Jogja, dan sekitarnya adalah diantara daerah yang kini sedang ramai untuk membudidayakan jahe merah. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Setidaknya, ada sembilan alasan mengapa anda perlu mencoba budidaya jahe merah.

Pertama, bernilai ekonomis yang tinggi. Kebutuhan akan jahi merah masih terus meningkat dan dibutuhkn baik dari pasar dalam negerimaupun mancanegara. Jahe merah selain digunakan untuk produk  utama sekaligus pendukung di industri obat-obatan, makanan dan obat-obatan, juga menjadi salah satu menu hangat dan segar di beberapa warung dan pasar lokal.

Kedua, bisa ditanam dalam lahan manapun. Budidaya jahe merah bisa ditanam di teras rumah, pekarangan rumah, ladang dan sawah. Kuncinya adalah adanya sinar matahari yang cukup di lokasi tersebut. Semakin banyak memperoleh sinar matahari tentu akan semakin baik. Namun demikian, tentu didukung dengan cara perawatan dan pemiliharaan yang benar meliputi pemilihan bibit jahe merah dalam polybag, penggunaan pupuk yang tepat dan pengairan yang tepat.

Ketiga, bisa menggunakan modal seadanya. Untuk terjun dalam budidaya jahe merah, anda tidak harus mengeluarkan modal yang besar. Modal kecilpun bisa anda lakukan semisal ratusan ribu. Namun, semakin banyak modal yang dikeluarkan, tentu semakin banyak peluang yang dihasilkan.

Keempat, ramah lingkungan dan membuat lingkungan hijau, sejuk dan segar. Budidaya jahe merah turut membantu penyelamatan lingkungan dari bahaya pemanasan global. Di samping itu, lingkungan lebih indah dan sedap dipandang. Hal ini bisa anda buktikan sendiri ketika anda memanfaatkan teras dan pekarangan rumah anda yang kosong.

Kelima,  cukup mudah untuk dibudidayakan. Budidaya jahe merah tinggal siapkan lahan, bibit jahe merah dan pupuk serta penyiangan secara berkala. Namun betapapun mudahnya, anda juga tidak melakukanya dengan asal-asalan. Untuk anda yang ingin belajar budidaya jahe merah bisa bertanya ke ahlinya dimana saja.

Keenam, belum banyak pesaing. Saat ini, budidaya jahe merah tergolong masih sedikit yang membudidayakannya. Tampaknya, masih sedikit masyarakat yang tahu dan sadar akan nilai ekonomisnya. Padahal potensi pasar amat menggiurkan. Ini merupakan peluang usaha bagi anda yang jeli dan ingin mencicipi manisnya budidaya jahe merah.

Ketujuh, bisa dijadikan pekerjaan pokok dan sampingan. Untuk anda yang belum memiliki pekerjaan mapan, tidak ada salahnya mencoba budidaya jahe merah. Anda bisa fokus dan serius menejuni bisnis ini. Namun, bagi anda yang sibuk, anda pun bisa melakukan budidaya jahe merah meski dilakukan secara sampingan.

Kedelapan, budidaya jahe merah tergolong tahan penyakit. Selama cara perawatannya benar, budidaya jahe merah bebas dari penyakit alias hama tanaman. Biasanya hama budidaya jahe merah adalah ulat, kumbang dn kutu. Hama tersebut bisa anda antisipasi dengan menyemprotkan insektisida sesuai kadar takarannya.

Kesembilan, bisa dilakukan dalam berbagai musim. Budidaya jahe merah bisa dilakukan dalam berbagai musim. Musim panas dan musim hujan pun anda bisa membudidayakan jahe merah. Hanya saja, menurut para ahli, musim awal hujan merupakan masa yang paling cocok untuk budidaya jahe merah. Tetapi, musim lainnya juga tidak kalah bagus, selama pemeliharaanya dilakukan dengan cara benar.

Demikian sedikit info tentang sembilan alasan mengapa perlu mencoba budidaya jahe merah.

Berminat Budidaya Jahe Merah? hub Mas Ujang HP 087838351656.

budidaya jahe merah, bibit jahe merah