Pentingnya Pemupukan Tanaman Jahe Merah

bibit jahe merah

Tiap tanaman butuh nutrisi untuk hidup. Dan tanah menyediakan itu. Namun, tak selamanya, tanah bisa memberi apa yang dibutuhkan oleh tanaman. Perlu penambahan nutrisi pada tanah agar bisa memenuhi kebutuhan tumbuh sebuah tanaman. Tak terkecuali bibit jahe merah. Ia perlu pupuk untuk bisa berkembang dan menghasilkan rimpang sehat dan subur.

Memang banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat tanaman tumbuh dan berproduksi secara optimal. Namun, cara yang paling gampang dan lazim adalah dengan memberi tambahan nutrisi ke tanah menggunakan pupuk, baik itu organik maupun nonorganik.

Pupuk adalah bahan yang terdiri dari satu atau lebih unsur hara yang bisa menutrisi tanaman sehingga bisa tumbuh secara optimal. Pupuk bisa berbentuk padat ataupun cair. Terbuat dari berbagai macam bahan, pupuk bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan organik.

Manfaat Pupuk Bagi Tanaman Jahe Merah

Ada beragam jenis pupuk. Dan pupuk memiliki dosis dan kegunaan masing-masing. Namun, hal yang pasti didapat jika kita menggunakan pupuk antara lain adalah:

  1. Mempercepat pertumbuhan tanaman

Tanaman selalu butuh nutrisi untuk tumbuh. Dan pupuk menyediakan itu. Jika Anda bisa menerapkan dosis pupuk dengan pas, maka dampak positiflah yang akan didapatkan. Namun, dalam beberapa kejadian pupuk malah bisa menjadi ancaman. Pemberian dosis yang tak pas, dan menggunakan pupuk yang tak cocok bahkan bisa merusak tanah maupun tanaman.

  1. Mempercepat dan meningkatkan hasil produksi

Pengolahan tanah secara terus menerus perlahan membuat tanah kehilangan unsur hara. Jadi, pupuk berfungsi untuk menyediakan unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Bagi pembudidaya, pemberian pupuk hukumnya wajib.

  1. Menyingkirkan penyakit dan hama pada tanaman budidaya

Selain dapat meningkatkan hasil produksi dan mengoptimalkan pertumbuhan, pupuk ternyata bisa meningkatkan kesehatan tanaman. Menjaga kesehatan tanaman sangat penting. Sebab, apabila tanaman tumbuh tak sehat, maka tanaman itu akan mudah terserang penyakit dan hama. Ia akan lebih rentan mati ketika ada suatu hal menyerang.

  1. Memperbaiki tanah dan merekayasa area tanam

Kadang petani mendapati lahan yang mereka tempati tak subur. Nah, di sinilah fungsi pupuk. Pada lahan yang kurang subur, pupuk akan membantu menyediakan nutrisi bagi tanaman. Artinya, pupuk dapat merekayasa area tanam yang semula tak cukup subur menjadi subur dan baik untuk tanaman.

  1. Merangsang pertumbuhan akar dan rimpang

Bagi tanaman jahe merah, pemberian pupuk dapat merangsang dan mempercepat pembesaran rimpang. Makin besar rimpang, makin besar pula keuntungan yang akan diperoleh oleh petani jahe merah.

bibit jahe merah
bibit jahe merah

Pemupukan Tanaman Jahe Merah

Agar tak salah memupuk, petani harus memperhatikan beberapa hal. Dalam pemupukan, banyak yang perlu diperhatikan dengan cermat oleh seorang pembudidaya. Pembudidaya harus tahu jenis pupuk, dosis, dan intensitasnya. Dosis ini memperhatikan kondisi tanaman. Jika jahe merah telah subur, maka tak perlu dosis terlalu tinggi. Tanaman subur menandakan bahwa tanaman sudah cukup nutrisi. Namun, sebaliknya, apabila tanaman tak tampak subur, Anda bisa memberikan dosis yang lebih banyak.

Sebelum pemupukan dimulai, Anda haruslah tahu terlebih dahulu apa tujuan Anda memupuk. Apabila pemupukan tersebut bertujuan agar bisa panen jahe usia muda (8-10) bulan, maka pemupukan perlu dilakukan dua kali.

  1. Tahap Pertama

Tahap ini dilakukan ketika tanaman telah berada di media pembesaran selama 1 bulan. Pemupukan ini bertujuan menambah nutrisi yang bermanfaat untuk tanaman. Selama di media pembesaran, tanaman jahe akan banyak menyerap kalium dan nitrogen.

Anda harus bisa memberikan nutrisi secara seimbang. Biasanya, dalam pemupukan tahap pertama pembudidaya memberikan urea (N) dengan dosis 150 kg per hektar.

  1. Tahap Kedua

Tahap ini dilakukan ketika tanaman telah berada di dalam media pembesaran selama 3,5 – 4 bulan. Sebaiknya, jangan pupuk tanaman jahe yang sudah berusia di atas 5 bulan. Sebab, pada usia di atas lima bulan, daun jahe mulai luruh dan menguning. Pada masa itu, taman jahe sedang fokus pada pertumbuhan rimpangnya.

Di tahap kedua ini, pupuk yang biasa digunakan adalah KCL. Kita juga bisa menambah dengan pupuk kandang, urea, dan TSP. Campuran pupuk bisa bermanfaat bagi penggemburan tanah. Yang akhirnya dapat membantu rimpang tumbuh.

Dosis yang digunakan pada tahap kedua ini berbeda-beda tiap jenisnya. Jika Anda menggunakan pupuk urea, dosisnya 250 kg per hektar. Sedangkan pupuk kandang 20 ton per hektar; TSP sebanyak 125 kg per hektar; dan KCL 125 per hektar.

Namun, jika Anda menginginkan pemanenan pada usia jahe yang tua, maka pemupukan dilakukan sebanyak 4 kali. Tujuan pemupukan adalah untuk menjaga rimpang agar tak membusuk ketika dipanen. Untuk pemberian pupuk pada pemanenan jahe tua, akan kami ulas dalam artikel tersendiri.

**

Pemberian pupuk ini harus dilakukan secara telaten. Jangan sampai salah memberi pupuk dengan dosis dan jenis yang salah. Pun Anda tak bisa untuk memberikan pupuk ke tanaman dalam sembarang waktu. Proses yang baik akan menghasilkan buah yang baik pula. Jangan sampai niat baik Anda untuk membuat jahe tumbuh dan berproduksi maksimal malah berbuah hal yang tak diinginkan hanya karena keteledoran memberi pupuk. Begitu.

Apabila Anda mulai tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya.  Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

 

 

 

 

Proses Panen dan Pascapanen Jahe Merah

bibit jahe merah

Panen adalah masa paling ditunggu. Namun, panen bukanlah akhir dari proses panjang budidaya jahe merah. Sejak dari bibit jahe merah sampai pemanenan jahe merah petani perlu memahami betul proses-prosesnya. Ada tiga waktu panen jahe merah, yaitu: panen pada usia muda, sedang, dan tua. Panen jahe usia muda dilakukan ketika jahe berumur 4 -5 bulan. Pada panen usia sedang, dilakukan pemanenan ketika jahe berumur 9 – 11 bulan. Sedangkan panen pada usia tua dilakukan ketika jahe berumur 12 bulan.

Setelah panen selesai, ada masa pasca panen. Pada tahap pascapanenlah petani harus tahu apa yang hendak dilakukan pada jahe merah. Jika ingn langsung dijual, maka petani minimal harus melakukan pembersihan rimpang dari tanah yang menempel.

Dalam proses pascapanen butuh tenaga dan alat khusus. Contohnya, ketika panen tiba, Anda butuh cangkul.

Masa Panen

Jahe merah segar dapat dipanen saat usianya mencapai sudah 9 – 11 bulan. Ketika usia itu, jahe tampak segar dan memiliki bobot yang ideal. Jika jahe sudah berusia 12 bulan, jahe sudah tua, mengkerut dan memiliki bobot yang lebih ringan. Jadi, untuk dijual, hasilnya tak terlalu banyak. Jahe tua (berusia 12 bulan) lebih cocok untuk dijadikan bibit. Pada usia tersebut jahe memiliki kondisi rimpang yang kuat dan matang.

Jahe siap panen dapat dilihat dari bentuk fisiknya. Jahe merah yang rimpangnya siap dipanen memiliki daun yang sudah berwarna kuning dan tampak mengering. Hal itu adalah tanda bahwa tanaman sudah masuk usia tua. Namun, Anda juga harus jeli, mana daun yang kuning karena tua dan mana yang kuning karena terserang penyakit atau hama.

Ada cara panen jahe merah. Memanen jahe merah tak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda harus tahu teknik dan caranya.

Untuk jahe yang dibesarkan di media polybag, pemanenan jauh lebih mudah. Anda hanya perlu merobek polybag untuk mengambil rimpang jahe. Lalu, Anda bisa memulai pembersihan akar dan kotoran yang menempel pada rimpang.

Namun, pada penanaman menggunakan sistem bedengan, Anda memerlukan alat seperti cangkul atau alat penggaruk lainnya untuk memanen jahe merah. Pada pemanenan, Anda perlu hati-hati. Jangan sampai Anda melukai rimpang yang dipanen. Sebab, rimpang yang terluka rentan busuk dan terserang hama. Kualitas rimpang yang tergores pun akan ikut turun.

Proses Pascapanen

Setelah panen atau pengangkutan rimpang, ada beberapa proses lagi yang perlu dilakukan. Ilmu tentang penanganan pascapanen sangat perlu dilakukan dengan baik dan benar. Hal ini bertujuan agar kualitas rimpang jahe merah tetap terjaga dengan baik sampai ke tangan konsumen.

  1. Pengeringan Rimpang

Setelah rimpang selesai dibersihkan, proses berikutnya adalah pengeringan. Ada petani yang menjual rimpang jahe dalam keadaan segar. Namun, ada pula yang lebih memilih menjual rimpang jahe dalam keadaan kering. Proses pengeringan ini bertujuan agar rimpang bisa bertahan lebih lama dalam gudang penyimpanan sebelum diolah lebih lanjut.

Pasca penyucian, rimpang jahe ditiriskan. Anda bisa memanfaatkan sinar matahari yang terik. Biasanya, dalam proses pengeringan, jahe merah akan diletakkan di atas anyaman bambu yang tak terlalu rapat. Proses ini dilakukan hingga kadar air pada rimpang menjadi 8 – 10 %.

Selain dikeringkan dengan cara dikering anginkan, rimpang jahe bisa dijemur langsung di bawah sinar matahari atau dikeringkan menggunakan udara panas yang mengalir. Setelah itu, rimpang bisa langsung dikemas atau diolah.

  1. Proses Pengemasan

Pengemasan sangatlah penting. Pengemasan tak hanya mempercantik tampilan, tapi juga harus bisa menjaga kualitas jahe merah agar tetap baik ketika sampai di tangan konsumen.

Jadi, proses pengemasan harus dilakukan secara hati-hati dan tidak serampangan. Anda harus memasukkan rimpang satu per satu. Anda perlu menyusun rimpang secara teratur. Jika pengemasan dilakukan dengan sembarangan, rimpang bisa saja rusak saat sampai pada konsumen. Rimpang yang rusak menjadi nilai minus bagi seorang pembudidaya.

Dalam proses pengemasan, Anda perlu memisahkan rimpang berdasarkan ukurannya. Wadah yang digunakan bisa berupa peti kayu atau karung yang punya cukup lubang udara. Setelah rimpang ditata secara teratur dalam wadah, jangan lupa untuk menutup wadah dengan kencang dan baik. Jangan sampai saat proses pengiriman wadah terbuka dan rimpang tumpah dan rusak.

  1. Penyiapan Rimpang

Kadang, sebelum rimpang dikirim ke konsumen, pembudidaya perlu menyimpannya terlebih dahulu. Setelah pengemasan selesai dilakukan, jika rimpang tak segera dikirim ke pemesan, maka selayaknya rimpang disimpan digudang penyimpanan untuk menunggu sementara waktu.

Tempat penyimpanan yang baik adalah yang memiliki sirkulasi udara yang cukup dan ada sinar matahari atau pun cahaya dari lampu. Sebab, dengan begitu, ruangan tidak lembab. Ruangan yang lembab berpotensi menciptakan banyak penyakit yang mengancam rimpang. Jamur merupakan penyakit rimpang yang mudah muncul ketika kondisi ruangan lembab.

  1. Pengangkutan Rimpang

Rimpang yang dikemas atau telah parkir digudang bisa langsung dikirim dan didistribusikan. Jika rimpang telah didiamkan dalam gudang, perlu adanya pengecekan ulang apakah ada rimpang yang rusak atau tidak.

Jangan sampai ketika sudah di tangan konsumen ternyata ada beberapa rimpang yang rusak dan memiliki kualitas yang tak baik. Pemeriksaan ulang ini sangat diperlukan guna menjaga kepercayaan konsumen terhadap pembudidaya. Pengangkutan bisa menggunakan mobil terbuka, mobil pikap, ataupun truk jika itu dalam kuantitas yang banyak.

**

Jika Anda tertarik untuk memulai menjadi pembudidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya. Bibit jahe merah unggul berpengaruh pada hasil panen yang lebih maksimal. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Jahe Merah: Manfaat Kesehatan dan Peluang Bisnis Menjanjikan

bibit jahe merah

William Roxburgh memberikan nama ilmiah Zingiber officanale untuk jahe. “Zingiber” merupakan bahasa Yunani yang berarti rimpang yang memiliki bentuk seperti tanduk. Sedangkan kata officanale diambil dari bahasa Latin yang berarti sesuatu yang digunakan untuk pengobatan.

Jahe termasuk dalam salah satu tanaman obat paling populer di Indonesia. Bibit jahe merah banyak dicari. Sejak zaman yang lampau, leluhur orang Indonesia telah memanfaatkan tumbuhan dengan nama latin zingiber officinale sebagai rempah-rempah maupun bahan obat. Ramuan jahe diyakini dapat meredakan berbagai macam penyakit, yaitu mual, pilek, radang sendi, migrain, hingga hipertensi.

Namun, selain memiliki khasiat kesehatan, jahe juga memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Tanaman jahe merah masuk dalam paku-pakuan. Jahe merah juga masuk dalam ordo zingiberales. Ia juga masuk dalam famili zingiberaceae. Biasanya, famili dari jenis tanaman ini banyak ditemukan di daerah tropis, berbentuk umbi-umbian serta memiliki aroma yang khas.

Bisnis Jahe Merah

Kini, di zaman yang modern, minuman jahe tersedia dalam bentuk instan. Banyak pabrik yang memproduksi jahe instan karena dianggap lebih praktis dan awet. Tentu, menyeduh jahe bubuk jauh lebih mudah dari pada membakar rimpang jahe lalu menumbuknya sendiri sebelum diseduh dengan air panas. Inilah yang membuat jahe selalu jadi primadona.

Di Indonesia belum banyak yang membudidayakan jahe merah. Harganya pun lebih tinggi dari jenis lainnya. Banyak petani lebih memilih untuk menanam jahe gajah atau emprit. Padahal, di pasar internasional, jahe merah merupakan salah satu jenis rempah sekaligus tanaman obat yang banyak dicari.

Pasar internasional tentu punya nilai lebih tinggi. Harga di pasar internasional lebih tinggi dari harga di dalam negeri. Harga yang tinggi ini dipengaruhi oleh daya permintaan yang naik, tetapi pembudidaya jahe merah tak banyak atau belum bisa mencukupi kebutuhan pasar.

Malaysia, Banglades, dan Singapura adalah beberapa negara yang sering membeli jahe merah dari bumi Indonesia. Pada tarikh 2013, Banglades memesan 270 ton jahe merah ke sebuah instansi swasta yang merangkul petani dari daerah Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Ponorogo, dan Malang.

Namun, karena tak banyak yang membudidayakan jahe merah, petani-petani itu kewalahan menerima pesanan itu. Akibatnya, pengiriman jahe merah dilakukan secara bertahap.Tak sulit menanam jahe merah di Indonesia. Apalagi, sekarang banyak tempat yang menyediakan bibit jahe merah yang unggul seperti Vista Agro.

bibit jahe merah

Kandungan yang Ada dalam Jahe

Dengan kandungan yang bermacam di dalamnya, jahe memiliki kemampuan merangsang hormon adrenalin. Artinya, pembuluh darah akan lebih lebar dan aliran darah mengalir lebih lancar. Dengan begitu, meringankan kerja jantung dalam memompa darah.

Selain memperlancar aliran darah, jahe juga mengandung enzim protease dan lipase yang membantu pencernaan dalam tubuh. Dua enzim ini sangat bermanfaat bagi proses pencernaan tubuh manusia. Keduanya ampuh untuk mencerna protein dan lemak. Jadi, dengan mengonsumsi jahe, kesehatan organ pencernaan khususnya lambung sangat terjaga.

Rasa hangat yang dihasilkan ketika mengonsumsi jahe juga dapat membikin perut terasa nyaman. Sehingga, bagi Anda yang sering mengeluhkan kram pada perut, mengonsumsi jahe secara rutin bisa membantu meredakannya. Selain itu, manfaat yang diperoleh ketika mengonsumsi jahe adalah meredakan sakit kepala. Rasa hangat yang dihasilkan oleh minyak atsiri dalam jahe memberi efek relaksasi pada kepala yang sakit

Selain meningkatkan sistem imun, berikut ini adalah delapan khasiat dari jahe merah yang jarang diketahui banyak orang:

  1. Meredakan batuk

Seringkali tenggorokan terasa sakit karena batuk. Sensasi hangat yang muncul ketika mengkonsumsi jahe merah dapat jadi pilihan untuk meringankan sakit tenggorokan tersebut. Dengan kandungan flavonoid, jahe merah adalah solusi ketika terjadi peradangan pada tenggorokan.

Flavonoid pada jahe merah memiliki sifat anti peradangan yang cukup tinggi. Jadi, tak hanya batuk-batuk saja yang dapat diatasi oleh jahe merah. Lebih dari itu, jahe merah dapat menyembuhkan gejala sakit tenggorokan, terutama yang muncul karena radang tenggorokan.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol Tubuh

Penderita kolesterol sangat disarankan rutin mengonsumsi ramuan dari jahe merah. Sebab, kandungan dalam jahe merah dipercaya ampuh menghancurkan lemak jahat dan mencegah munculnya kolesterol tinggi.

  1. Meringankan Sakit Kepala

Sakit kepala ringan seringkali dianggap sepele oleh sebagian orang. Namun, sesungguhnya penyakit ini dapat mengganggu dan mengurangi produktivitas seseorang. Jahe merah adalah obat yang efektif untuk meringankan sakit kepala. Memiliki cita rasa pedas dan mampu menghangatkan tubuh, jahe merah tak butuh banyak waktu untuk dapat menetralisir sakit kepala tersebut.

  1. Mengatasi Rematik

Flavonoid yang terkandung dalam jahe merah tak hanya dapat meredakan radang tenggorokan dan batuk. Flavonoid dalam jahe merah juga dapat mengatasi rematik. Flavonoid adalah zat yang memiliki manfaat anti peradangan. Sedangkan rasa nyeri karena penyakit rematik merupakan buah dari peradangan yang terjadi di persendian. Jadi, tak heran lagi bila jahe merah dapat mengatasi rematik.

  1. Menghindarkan dari Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner jadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Horor penyakit jantung muncul akibat kadar kolesterol dan trigliserida yang terlalu tinggi pada tubuh. Dengan mengonsumsi jahe merah, kolesterol dapat dikendalikan. Kandungan Gingerol dalam jahe merah memiliki efek antikoagulan yang menurunkan risiko penyumbatan karena kolesterol. Jadi, tak hanya menurunkan risiko serangan jantung, jahe merah juga dapat menurunkan risiko stroke.

Jika Anda berminat memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu Anda menyediakan bibit jahe merah berkualiatas tinggi. Anda bisa datang langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Rahasia Jahe untuk Kecantikan

bibit jahe merah

Jahe merupakan tanaman obat yang masyhur dan kerap digunakan di Indonesia. Karena pemanfaatannya yang beragam, konsumsi jahe sangatlah tinggi. Jahe selalu menjadi komoditas yang diincar di pasaran. Dari berbagai jenis jahe yang diburu, jenis jahe merahlah yang kini sedang naik daun. Begitu pun bibit jahe merah, kini banyak dicari untuk dibudidayakan.

Minuman yang terbuat dari susu yang dicampur dengan jahe geprek sangatlah lezat. Begitupun dengan kue jahe atau makanan lain yang dicampur dengan jahe sama enaknya. Rasanya yang khas dan efeknya yang hangat membikin jahe sebagai primadona. Namun, dibalik cita rasa yang khas dan manfaat yang berlimpah dari rimpang ajaib satu ini. Ternyata, jahe juga merupakan rempah yang sering digunakan sebagai bahan kecantikan alami.

Jahe bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk kecantikan. Jahe dapat dibikin masker wajah yang dapat menghasilkan kecantikan alami. Karena kandungannya yang baik jahe memang sangat direkomendasikan untuk kecantikan.

Guna merasakan khasiat dari jahe, Anda ada baiknya mencoba memanfaatkan rimpang-rimpangan ini di rumah. Jika Anda penasaran apa saja khasiat yang dimiliki jahe, di bawah ini adalah beberapa di antaranya:

Pemerah bibir

Orang biasa memerahkan bibir dengan memakai lipstik atau dengan teknik sulam. Namun, ternyata, ada bahan alami yang bisa membuat bibir terlihat merah atau merah muda. Bahan alami itu adalah jahe. Jika Anda ingin bibir dengan tampilan warna merah alami, pakailah jahe sebagai lip balm yang dikombinasikan dengan dadih dari susu. Buat campuran itu sebagai masker pada bibir Anda. Lalu, diamkan selama 15 menit, kemudian bilas menggunakan air hangat sampai benar-benar bersih.

Jahe membantu mengangkat sel kulit mati di wajah

Anda mungkin hampir setiap hari memakai sabun muka, krim, atau masker wajah untuk mengangkat sel kulit mati pada wajah.  Namun, ternyata, jahe bisa dimanfaatkan untuk itu. Anda bisa mengandalkan jahe merah sebagai bahan utama masker wajah untuk pengangkatan sel kulit mati.

Caranya sangat mudah. Anda bisa memulainya dengan menyiapkan 4 sendok makan perasan jahe, 1 sendok makan irisan kulit jeruk, dan 1 sendok makan gara. Kemudian, Anda bisa mulai mengaduk ketiga bahan tersebut hingga rata. Lalu, pakai pada kulit wajah Anda secara merata dan biarkan selama 25 menit.

Setelah 25 menit, Anda bisa memulai membilas wajah dengan air dingin sampai bersih. Perawatan ini bisa dilakukan secara rutin dan teratur dua kali dalam satu minggu. Dengan begitu, masalah sel kulit mati pada wajah Anda seketika akan teratasi.

Mengatasi bintik hitam di wajah

Jika Anda memiliki masalah wajah, seperti noda hitam, mungkin itu akan sangat mengganggu penampilan Anda. Dengan noda atau bintik hitam tersebut, penampilan Anda tidak maksimal. Namun, melalui manfaat yang terkandung dalam jahe merah, Anda mulai bisa mengatasinya.

Masker yang dibuat dari jahe merah dapat menghilangkan bintik-bintik gelap tersebut. Memang dengan kandungan minyak atsiri yang ada pada jahe bisa membuat wajah Anda terasa panas saat menggunakannya, namun cara inilah yang sangat ampuh untuk membersihkan wajah.

Teknisanya begini: Anda bisa memarut jahe sesuai kebutuhan. Kemudian, masukkan parutan tersebut ke dalam wadah kecil yang berisikan air teh hijau. Lalu, basuh wajah dengan memberi sedikit gosokan kecil.

Membuat Masker Wajah dari Jahe

Siapa yang tak ingin memiliki kulit cerah, bersih, dan bercahaya? Semua orang mendambakannya. Oleh karenanya, banyak orang yang rela merogoh kocek cukup dalam untuk melakukan perawatan.

Dengan beberapa khasiat yang telah disebut di atas, kita dapat tahu bahwa jahe memiliki manfaat untuk merawat kecantikan. Anda bisa memilih jahe sebagai alternatif untuk merawat kecantikan Anda.

Dilansir dari styleraze.com, rimpang pada jahe mengandung bermacam nutrisi yang sangat baik untuk kulit. Jahe memiliki sifat anti inflamasi, anti kanker, dan anti nyeri. Zat-zat yang terkandaung di dalam jahe dianggap mampu membuat kulit menjadi halus dan cerah secara maksimal.

Salah satu cara termudah memanfaatkan jahe untuk produk kecantikan adalah membuatnya menjadi masker. Tak sulit membuat masker dari jahe. Yang Anda perlukan hanyalah:

  • 1 rimpang jahe
  • 2 sendok makan minyak zaitun.

Pertama-tama, Anda perlu mencuci jahe hingga benar-benar bersih. Setelah bersih, jahe diparut. Campurkan parutan jahe itu dengan minyak zaitun hingga rata. Setelah itu, Anda bisa langsung menggunakannya sebagai masker wajah.

Cara pemakaiannya pun sangat mudah. Seperti penggunaan masker pada umumnya, Anda hanya perlu mengoleskannya ke kulit secara merata. Sembari mengoleskan masker jahe di wajah,  ada baiknya Anda melakukan pijatan-pijatan lembut menggunakan jari. Setelah itu, diamkan kira-kira selama 10 – 15 menit.

Jika sudah 10 – 15 menit, Anda dapat membersihkannya dengan air hangat hingga bersih . Keringkan dengan handuk yang bersih. Agar kulit tak kering, setelah semuanya selesai, Anda bisa memakai pelembab alami seperti minyak zaitun atau air mawar.

Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa melakukannya seminggu dua kali. Namun, jika waktu perawatan kulit menggunakan jahe ini membuat iritasi, maka hentikan perawatan ini. Bilas kulit dengan air bersih dan kompres kulit dengan air es. Artinya, kulit Anda tak cocok dengan perawatan jenis ini.

Seperti produk perawatan kulit lainnya, tak semua jenis kulit cocok dengan perawatan menggunakan jahe. Maka dari itu, pastikan terlebih dahulu jenis perawatan alami mana yang cocok untuk kulit Anda.

Untuk mendapatkan jahe, Anda bisa membelinya di pasaran. Namun, jika Anda tertarik untuk membudidayakannya sendiri, itu lebih baik. Apabila Anda tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya.  Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851