Penasaran dengan Budidaya Jahe Merah? Baca Tips Ini

bibit jahe merah

Ingin Usaha Budidaya Jahe Merah? Baca Artikel ini

Budidaya jahe merah kini semakin digemari masyarakat. Budidaya jahe merah menyimpan potensi besar sebagai sebuah peluang usaha yang cukup prospek. Namun, saat ini belum begitu banyak yang tau dan sadar tentang potensi tersebut. Pada hal, harga jahe merah di pasaran dalam negeri saja dijual dengan harga fantastis; sekitar 25 ribu- 35 ribu per kilo gram-nya.

budidaya jahe Merah berprospek Cerah

Peluang usaha budidaya jahe merah yang begitu prospek bukan tanpa alasan. Jahe merah merupakan salah satu bahan rempah-rempah yang banyak digunakan dalam dunia perindustrian dan perdagangan. Jahe merah diakui sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit masyarakat modern seperti kemandulan, penurunan daya tahan tubuh dan penurunan kekebalan tubuh.

Jahe merah juga cocok dan laris di warung-warung dan popular disebut “wedhang jahe” yang dianggap bisa menghangatkan dan menyegarkan tubuh. Di samping itu, jahe merah bisa dijadikan tanaman obat keluarga untuk keperluan mendadak seperti kena masuk angin, sakit perut dan stamina yang loyo. Dalam hal ini, jahe merah menjadi apotek hidup yang sangat bermanfaat bagi keluarga anda di rumah.

bibit jahe merah

Dalam beberapa tahun ke depan, permintaan pasar terhadap jahe merah diyakini masih tetap tinggi. Hal ini mengingat jahe merah masih terus dibutuhkan berbagai perindustrian dan perdagangan meliputi herbal, olahan makanan, minuman, kesehatan, suplemen, farmasi, kosmetika, sirup, tablet dan seterusnya baik dalam bentuk produk setengah jadi maupun produk jadi. Sebuah peluang usaha yang prospek bukan?

Tertarikkah mencoba membudidayakan jahe merah? Hubungi 087838393451/ 083856009142. Alamat di Dusun Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman DIY. Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang dan Polybag dengan harga terjangkau. Bisa anda pakai untuk media plastik polybag maupun karung.

Terimakasih anda telah membaca artikel “Peluang Usaha Budidaya Jahe Merah”.

Iklan

Teknik Penyemaian Bibit Jahe Merah

 

Teknik Penyemaian Bibit Jahe Merah

Supaya pertumbuhan tanaman seragam dan efektif, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan sebelum menanam jahe merah, yakni terkait penyemaian benih yang benar. Penyemaian benih cukup menentukan kelangsungan tanaman jahe merah agar bibit yang dihasilkan benar benar berkualitas, super dan memuaskan hasil panennya.

Sebelum ditanam, sebaiknya bibit dikecambahkan terlebih dahulu. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa dikemukakan disini. Pertama, Penyemaian pada Peti Kayu atau wadah tertentu. Dimana rimpang jahe yang yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitare 1 sampai 1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas dan dijemur ulang setengah hari – 1 hari.

Selainjutnya, potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung beranyaman jarang, lalu dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit, kemudian dikeringkan. Lalu, dimasukkan ke dalam peti kayu. Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut; pada bagian dasar peti kayu diletakkan bakal bibit selapis, kemudian diatasnya diberi abu gosok atau sekam padi, demikian seterusnya sehingga yang paling atas adalah abu gosok atau sekam padi. Setelah 2-4 minggu, bibit jahe merah tersebut sudah bisa disemai.

Kedua, penyemaian dengan teknik bedengan. Cara ini dengan membuat rumah penyemaian sederhana ukuran 10 x 8 m untuk menanam bibit 1 ton (untuk 1 ha). Didalam rumah tersebut dibuat bedengan dari tumpukan jerami setebal 10 cm. Rimpang bibit jahe merah disusun pada bedengan jerami lalu ditutupi jerami dan diatasnya diberi rimpang lalu diberi jerami pula. Dan seterusnya. Sehingga didapatkan empat susunan lapis rimpang dengan bagian atas berupa jerami.

Perawatan bibit jahe merah pada bedengan dapat dilakukan dengan penyiraman setiap hari dan sesekali disemprot dengan fungisida. Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Pilih bibit yang berkualitas baik dengan ciri ciri rimpang sehat, tumbuh lebat dan memiliki mata tunas yang baik.

penyemaian bibit jahe merah

 

Sembilan Alasan Mengapa Perlu Mencicipi Manisnya Budidaya Jahe Merah

Sembilan Alasan Mengapa Perlu Mencicipi Manisnya Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah kini semakin populer dan digandrungi masyarakat. Daerah semacam Madiun, Bogor, Jogja, dan sekitarnya adalah diantara daerah yang kini sedang ramai untuk membudidayakan jahe merah. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Setidaknya, ada sembilan alasan mengapa anda perlu mencoba budidaya jahe merah.

Pertama, bernilai ekonomis yang tinggi. Kebutuhan akan jahi merah masih terus meningkat dan dibutuhkn baik dari pasar dalam negerimaupun mancanegara. Jahe merah selain digunakan untuk produk  utama sekaligus pendukung di industri obat-obatan, makanan dan obat-obatan, juga menjadi salah satu menu hangat dan segar di beberapa warung dan pasar lokal.

Kedua, bisa ditanam dalam lahan manapun. Budidaya jahe merah bisa ditanam di teras rumah, pekarangan rumah, ladang dan sawah. Kuncinya adalah adanya sinar matahari yang cukup di lokasi tersebut. Semakin banyak memperoleh sinar matahari tentu akan semakin baik. Namun demikian, tentu didukung dengan cara perawatan dan pemiliharaan yang benar meliputi pemilihan bibit jahe merah dalam polybag, penggunaan pupuk yang tepat dan pengairan yang tepat.

Ketiga, bisa menggunakan modal seadanya. Untuk terjun dalam budidaya jahe merah, anda tidak harus mengeluarkan modal yang besar. Modal kecilpun bisa anda lakukan semisal ratusan ribu. Namun, semakin banyak modal yang dikeluarkan, tentu semakin banyak peluang yang dihasilkan.

Keempat, ramah lingkungan dan membuat lingkungan hijau, sejuk dan segar. Budidaya jahe merah turut membantu penyelamatan lingkungan dari bahaya pemanasan global. Di samping itu, lingkungan lebih indah dan sedap dipandang. Hal ini bisa anda buktikan sendiri ketika anda memanfaatkan teras dan pekarangan rumah anda yang kosong.

Kelima,  cukup mudah untuk dibudidayakan. Budidaya jahe merah tinggal siapkan lahan, bibit jahe merah dan pupuk serta penyiangan secara berkala. Namun betapapun mudahnya, anda juga tidak melakukanya dengan asal-asalan. Untuk anda yang ingin belajar budidaya jahe merah bisa bertanya ke ahlinya dimana saja.

Keenam, belum banyak pesaing. Saat ini, budidaya jahe merah tergolong masih sedikit yang membudidayakannya. Tampaknya, masih sedikit masyarakat yang tahu dan sadar akan nilai ekonomisnya. Padahal potensi pasar amat menggiurkan. Ini merupakan peluang usaha bagi anda yang jeli dan ingin mencicipi manisnya budidaya jahe merah.

Ketujuh, bisa dijadikan pekerjaan pokok dan sampingan. Untuk anda yang belum memiliki pekerjaan mapan, tidak ada salahnya mencoba budidaya jahe merah. Anda bisa fokus dan serius menejuni bisnis ini. Namun, bagi anda yang sibuk, anda pun bisa melakukan budidaya jahe merah meski dilakukan secara sampingan.

Kedelapan, budidaya jahe merah tergolong tahan penyakit. Selama cara perawatannya benar, budidaya jahe merah bebas dari penyakit alias hama tanaman. Biasanya hama budidaya jahe merah adalah ulat, kumbang dn kutu. Hama tersebut bisa anda antisipasi dengan menyemprotkan insektisida sesuai kadar takarannya.

Kesembilan, bisa dilakukan dalam berbagai musim. Budidaya jahe merah bisa dilakukan dalam berbagai musim. Musim panas dan musim hujan pun anda bisa membudidayakan jahe merah. Hanya saja, menurut para ahli, musim awal hujan merupakan masa yang paling cocok untuk budidaya jahe merah. Tetapi, musim lainnya juga tidak kalah bagus, selama pemeliharaanya dilakukan dengan cara benar.

Demikian sedikit info tentang sembilan alasan mengapa perlu mencoba budidaya jahe merah.

Berminat Budidaya Jahe Merah? hub Mas Ujang HP 087838351656.

budidaya jahe merah, bibit jahe merah