Aneka Teknik Semai Bibit Jahe Merah

bibit jahe merah

 

Teknik Penyemaian Bibit Jahe Merah

Supaya pertumbuhan tanaman seragam dan efektif, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan sebelum menanam jahe merah, yakni terkait penyemaian benih bibit jahe merah yang benar. Penyemaian benih cukup menentukan kelangsungan tanaman jahe merah agar bibit yang dihasilkan benar benar berkualitas, super dan memuaskan hasil panennya.

Sebelum ditanam, sebaiknya bibit dikecambahkan terlebih dahulu. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa dikemukakan disini. Pertama, Penyemaian pada Peti Kayu atau wadah tertentu. Dimana rimpang jahe yang yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitare 1 sampai 1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas dan dijemur ulang setengah hari – 1 hari.

Selainjutnya, potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung beranyaman jarang, lalu dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit, kemudian dikeringkan. Lalu, dimasukkan ke dalam peti kayu. Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut; pada bagian dasar peti kayu diletakkan bakal bibit selapis, kemudian diatasnya diberi abu gosok atau sekam padi, demikian seterusnya sehingga yang paling atas adalah abu gosok atau sekam padi. Setelah 2-4 minggu, bibit jahe merah tersebut sudah bisa disemai.

Kedua, penyemaian dengan teknik bedengan. Cara ini dengan membuat rumah penyemaian sederhana ukuran 10 x 8 m untuk menanam bibit 1 ton (untuk 1 ha). Didalam rumah tersebut dibuat bedengan dari tumpukan jerami setebal 10 cm. Rimpang bibit jahe merah disusun pada bedengan jerami lalu ditutupi jerami dan diatasnya diberi rimpang lalu diberi jerami pula. Dan seterusnya. Sehingga didapatkan empat susunan lapis rimpang dengan bagian atas berupa jerami.

Perawatan bibit jahe merah pada bedengan dapat dilakukan dengan penyiraman setiap hari dan sesekali disemprot dengan fungisida. Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Pilih bibit yang berkualitas baik dengan ciri ciri rimpang sehat, tumbuh lebat dan memiliki mata tunas yang baik.

penyemaian bibit jahe merah

 

Cara Memilih Bibit Jahe Merah

bibit jahe merah

 

Bibit Jahe Merah Yang Baik

Kita semua yang ingin dan sedang bertanam jahe merah, tentu mendambakan hasil panennya kelak melimpah dan berhasil dengan baik. Namun, acapkali di lapangan, prakteknya tak semudah yang dibayangkan. Selain diperlukan ilmu, ketelatenan dan yang terpenting pula adalah kualitas bibit jahe merah yang terjamin mutunya. Pertanyaanya, apakah standar atau criteria mutu bibit jahe merah yang bagus itu?

Minimal Berusia Tanam Satu Tahun (sudah tua)

Bibit Jahe Merah yang baik untuk dibudidayakan adalah bibit jahe merah yang setidaknya berumur 11- 12 bulan. Pasalnya, bibit jahe merah yang usianya kurang dari itu mudah terserang hama berupa jamur dan hama tumbuhan lainnya. Bibit jahe merah yang memenuhi standar tidak mudah layu, busuk rimpang dan lalat rimpang.

Bibit jahe merah setidaknya terdiri dari 1-2 mata tunas yang telah tumbuh dengan berat 20-40 gram. Tentu saja semakin banyak mata tunasnya semakin baik, karena akan membentuk rimpang yang banyak pula.

bibit jahe merah yang baik sebelum ditanam sebaiknya disimpan terlebih dahulu beberapa saat di tempat yang sejuk dan kering. Sebelum ditanam, bibit jahe merah direndam terlebih dahulu dalam Agrimicin 0,1 % selama 8 jam. Bisa pula direndam dengan pupuk Nasa yang dicampur dengan Hormonik. Kemudian, bila ada bibit yang terluka dicelupkan dalam larutan kental abu dapur supaya ketika ditanam tidak mudah busuk rimpangnya.

bibit jahe merah

Ciri ciri jahe merah Yang Layak dan Siap Tanam

Jahe merah yang siap tanam minimal sudah parkir satu minggu. Maksunya, sudah ada jeda satu minggu setelah dipanen. Sebab, bila menanam bibit jahe merah yang masih fresh panen, dikhawatirkan mudah terserang penyakit jamur atau busuk rimpang.

bibit jahe merah siap tanam
bibit jahe merah siap tanam

 

Prasyarat Utama Budidaya Jahe Merah

bibit jahe merah

Budidaya jahe merah cocok ditanam di tanah yang subur, gembur dan banyar mengandung unsur humus (sisa sisa daun, dll). Tekstur tanah yang baik adalah tanah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Di samping itu, supaya memperoleh rimpang yang banyak, tanaman jahe merah diperlukan drainase (pengairan) yang baik dan mendapatkan asupan “gizi” berupa pupuk organik dan pemberian dolomit yang tepat.

pupupk jahe merah humus
humus tanaman cocok untuk menanam jahe merah

Untuk lahan dengan kemiringan >3 dianjurkan untuk dilakukan pembuatan terasering. hal ini untuk menghindari terjadinya pencucian lahan yang menyebabkan tanah menjadi tidak subur atau mungkin hanyut akibat terpaan hujan.

tanaman jahe merah secara geografis, cocok didaerah tropik dan sub tropik seperti Indonesia. Daerah tropik dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan kadar 2,500-4,000 mm/tahun. Jahe merah juga cocok dikembangkan di daerah dengan iklim sejuk dengan ketinggian antara 500- 1,000 meter dari permukaan laut.

Namun, tanaman jahe juga cocok dikembangkan dengan curah kurang dari 2,500 mm, di dataran rendah dan lahan gambut. Tentu saja dengan cara khusus seperti penambahan unsur hara, pupuk organik di lahan dan pupuk organik cair (fermentasi urine kelinci), dolomit dan pengairan yang tepat. Suhu udara juga mendukung dengan kisaran 20- 35 derajat celcius.

Secara umum, selama masa pertumbuhan, tanaman jahe merah memerlukan instensitas sinar matahari yang tinggi. Terutama di saat umur 2,5 bulan sampai 7 bulan. Dengan kata lain budidaya jahe merah  perlu ditempatkan di lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari 70-100 % atau agak ternaungi sampai terbuka. Namun, di awal pembibitan atau awal pertumbuhan sebelum berumur dua bulan, sebaiknya di taruh di tempat yang sejuk dan ternaungi matahari secara terus menerus. Tujuannya tentu saja supaya tidak cepat layu atau terbakar akibat sinar matahari langsung.

Anda ingin budidaya jahe merah? kami sedia bibit jahe merah berkualitas super, sudah tua dan berkualitas atau unggul. Kami juga sedia pupuk organik cair berupa fermentasi urine kelinci untuk “pengocoran” di lahan supaya subur dan rimpangnya berkembang dengan maksimal sehingga ketika panen menghasilkan rimpang yang banyak dan melimpah.

dolomit untuk jahe merah
dolomit cocok untuk menanam jahe merah

 

fermentasi urine kelinci
fermentasi urine kelinci untuk pupuk organik cair jahe merah

Penasaran dengan Budidaya Jahe Merah? Baca Tips Ini

bibit jahe merah

Ingin Usaha Budidaya Jahe Merah? Baca Artikel ini

Budidaya jahe merah kini semakin digemari masyarakat. Budidaya jahe merah menyimpan potensi besar sebagai sebuah peluang usaha yang cukup prospek. Namun, saat ini belum begitu banyak yang tau dan sadar tentang potensi tersebut. Pada hal, harga jahe merah di pasaran dalam negeri saja dijual dengan harga fantastis; sekitar 25 ribu- 35 ribu per kilo gram-nya.

budidaya jahe Merah berprospek Cerah

Peluang usaha budidaya jahe merah yang begitu prospek bukan tanpa alasan. Jahe merah merupakan salah satu bahan rempah-rempah yang banyak digunakan dalam dunia perindustrian dan perdagangan. Jahe merah diakui sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit masyarakat modern seperti kemandulan, penurunan daya tahan tubuh dan penurunan kekebalan tubuh.

Jahe merah juga cocok dan laris di warung-warung dan popular disebut “wedhang jahe” yang dianggap bisa menghangatkan dan menyegarkan tubuh. Di samping itu, jahe merah bisa dijadikan tanaman obat keluarga untuk keperluan mendadak seperti kena masuk angin, sakit perut dan stamina yang loyo. Dalam hal ini, jahe merah menjadi apotek hidup yang sangat bermanfaat bagi keluarga anda di rumah.

bibit jahe merah

Dalam beberapa tahun ke depan, permintaan pasar terhadap jahe merah diyakini masih tetap tinggi. Hal ini mengingat jahe merah masih terus dibutuhkan berbagai perindustrian dan perdagangan meliputi herbal, olahan makanan, minuman, kesehatan, suplemen, farmasi, kosmetika, sirup, tablet dan seterusnya baik dalam bentuk produk setengah jadi maupun produk jadi. Sebuah peluang usaha yang prospek bukan?

Tertarikkah mencoba membudidayakan jahe merah? Hubungi 087838393451/ 083856009142. Alamat di Dusun Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman DIY. Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang dan Polybag dengan harga terjangkau. Bisa anda pakai untuk media plastik polybag maupun karung.

Terimakasih anda telah membaca artikel “Peluang Usaha Budidaya Jahe Merah”.

 Langkah Praktis Penanganan Bibit Jahe merah

bibit jahe merah

 Langkah Praktis Penanganan Bibit Jahe merah

 

 

Bila bibit jahe merah sudah disemai, langkah yang harus dilakukan adalah pemeliharaan bibit jahe merah. Cara pemeliharaan bibit jahe merah pun sebenarnya cukup mudah dan praktis. Lahan yang digunakan untuk penyemaian harus dalam kondisi basah atau lembab. Itulah sebabnya, diperlukan penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan sore hari.

Nah, untuk menghindari serangan jamur, kita bisa melakukan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini bisa dilakukan menggunakan fungisida. Lakukan penyemprotan ini setiap 1 minggu sekali.

Melakukan Seleksi Bibit Jahe Merah

 

Setelah penyemaian selama 2-4 minggu, bibit akan mulai bertunas. Bahkan beberapa bibit sudah memiliki daun muda. Walau penyemaian dilakukan secara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas bersama sama. Hal ini dipengaruhi oleh usia bibit yang disemai berbeda beda. Itulah sebabnya seleksi bibit mesti dilakukan.

Pisahkan bibit berdasarkan tunas, mulai dengan memilih tunas yang besar atau kecil, lalu berdasarkan kondisi tunas, busuk atau masih segar. Lalu pisahkan juga tunas yang sudah berakar dan belum. Hal ini untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik dan mempersempit kemungkinan tersebarnya bakteri atau jamur bawaan.

Membantu bibit beradaptasi

 

jahe merah
jahe merah

Setelah dilakukan seleksi bibit, letakkan bibit seleksi tersebut ke rak atau bilik khusus. Rak tersebut harus didesain agar bibit bisa terkena cahaya matahari 50 %. Hal ini dilakukan untuk membantu bibit bibit tersebut beradaptasi ketika dipindah ke media pembesaran nanti. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman tersebut. Usahakan untuk menyiram bibit dengan campuran fungisida dan air sesekali. Ini supaya bibit bisa terbebas dari jamur atau hama. Pada masa adaptasi ini, terus awasi perkembangan bibit. Jika ada yang rusak atau tiba tiba membusuk, pisahkan dari kelompoknya.

Penyiapan Lahan Pembesaran Bibit Jahe Merah

 

Lahan yang akan digunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah juga perlu disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan supaya tanaman bisa menghasilkan rimpang maksimal. Persiapan lahan yang akan digunakan sebenarnya ada dua jenis, yakni ditanam menggunakan media polybag dan lahan persawahan (bedengan atau guludan).

Jika ditanam media luas seperti sawah atau kebun, perlu dipastikan bahwa tanahnya memang gembur dan subur. Hal ini dilakukan supaya akar tanaman jahe merah bisa tumbuh dengan baik, maka pasokan unsur hara terpenuhi dan tanaman jahe merah pun akan tumbuh dengan baik.

Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stok siap kirim kirim ke seluruh nusantara. Hubungi SMS /WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya jahe merah di seluruh Indonesia.

 

 

 

Sirup Jahe Merah; Peluang Usaha yang belum dilirik banyak orang

Sirup jahe merah solusi saat panen berlimpah

Bagi para pelaku budidaya  jahe merah waktu panen adalah waktu yang di nanti-nanti. Setelah menunggu sekitar 9-10 bulan masa tanam. Hasil yang banyak dan penjualan yang mudah tentu menjadi bagian dari tujuan dalam membudidayakan jahe merah. Berangkat dari keinginan inilah banyak yang tertarik mencoba peruntungan menanam jahe merah, baik sekala rumahanan maupun dalam lahan yang besar.

Saat musim panen tiba kadang kendala yang dihadapi adalah penumpukan hasil panen yang terlambat di distribusikan. Dengan hasil panen yang berlimpah tentu membutuhkan gudang penyimpanan yang besar pula. Apabila tidak kunjung tersalurkan akan memakan tempat terus menerus. Perlu di carikan solusi tepat yang dapat menjawab tantangan ini.

sirup jahe merah
sirup jahe merah

Peluang Usaha Sirup Jahe Merah

Salah satu solusi untuk menangani penumpukan hasil panen adalah dengan memproduksi sirup jahe merah. Pertimbangannya adalah jahe merah di olah menjadi sirup selain dapat tahan lebih lama, penjualan jahe merah dalam bentuk sirup lebih mudah di pasarkan. Dapat di jual secara retail, ditawarkan pada tetatngga sekitar, di titipkan ke warung-warung, konsinyasi dengan toko oleh-oleh, toko herbal maupun di jual secara online.

Pembuatan sirup jahe merah pun cukup mudah . tinggal membersihkan jahe merah dari tanah hingga bersih , bilas berkali-kali sampai benar-benar bersih. Kemudian blender jahe merah (jangan di kupas), peras hingga keluar sari nya dan masak dengan gula aduk rata hingga mendidih dan mengental. Jika menghendaki bisa diberi tambahan pala, kapulaga, secang dan serai agar lebih terasa rempah-rempah. Tunggu sampai dingin, saring dan siap dikemas.

Strategi Ekspansi Pasar

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menjamin kandungan bahan aman untuk disajikan pada calon konsumen,  produsen sirup jahe merah perlu mengurus izin produksi minimal PIRT (produk industri rumah tangga). Produsen dapat mengajukan izin pada dinas terkait untuk mendapat pelatihan dan penyuluhan terlebih dahulu, sebelum izin dikeluarkan.

Secara garis besar pelatihan dan penyuluhan tersebut meliputi cara produksi pangan yang baik seperti keamanan pangan dan menejemen usaha. Detail penyuluhan lainnya seperti:

  • Kebijakan Nasional Pengaturan IRT-P dan Peraturan Perundang-Undangan tentang Keamanan Pangan
  • Higiene dan Sanitasi
  • Pengendalian Proses Untuk Mengatasi Bahaya
  • Pengawetan Pangan
  • Bahan Tambahan Pangan (BTP)
  • Pengembangan Usaha IRT-P
  • Pengemasan dan Penyimpanan Label Pangan
  • legalitas usaha sirup jahe

Penyuluhan dari Dinas kesehatan biasanya diadakan 3 bulan sekali, ataupun menunggu peserta lainnya secara kolektif, dengan minimum 15 orang peserta (tergantung aturan dan kebijakan masing masing daerah setempat). Bagaimana menarik bukan?

Jadi tidak ada istilah rugi dalam budidaya jahe merah apabila mau berusaha dan sedikit berfikir kreatif mengolahnya . setiap masalah pasti ada solusi. Menanam jahe merah masih menjadi peluang yang prospektif untuk segera di eksekusi. Bibit jahe merah pun sudah mudah di dapatkan. Kami melayani dan menjual bibit jahe merah dalam bentuk rimpang maupun tunas polybag, segera hubungi kami untuk penawaran menarik ini.

 

Ingin sukses budidaya jahe merah? Simak berikut ini

 

Ingin sukses budidaya jahe merah? Simak berikut ini

Untuk sukses dalam  budidaya jahe merah tentu saja tidak datang begitu saja. Diperlukan berbagai prasyarat dan tahapan yang harus dijalani dengan sepenuh hati. Bila dalam menanam jahe merah dilakukan secara asal asalan tentu saja biasanya tidak sesuai yang diharapkan. Apa sajakah tips sukses dalam budidaya jahe merah? Berikut ulasannya.

Media tanam yang baik

Media tanam menjadi salah satu kunci dalam sukses tidaknya budidaya jahe merah. Sebagus apapun bibitnya, bila media tanam kurang baik alias tidak subur tentu saja hasilnya tidak akan maksimal. Itulah sebabnya menyiapkan media tanam menjadi kata kunci dalam menanam jahe merah. Media tanam yang baik berarti mengondisikan lahan atau media yang akan ditanam itu subur, gembur, penuh dengan nutrisi atau unsur hara yang dibutuhkan dalam proses pengembangbiakan jahe merah.

Bibit jahe merah yang berkualitas

Bibit jahe merah yang berkualitas alias siap tanam adalah salah satu faktor yang turut menentukan sukses tidaknya budidaya jahe merah. Bibit jahe merah yang baik tentu saja memiliki kriteria khusus. Kriteria bibit jahe merah yang baik secara usia tanam minimal satu tahun, bebas dari busuk rimpang dan sudah “parkir”. Maksud sudah parkir adalah ada jeda waktu setelah panen dan diparkirkan setidaknya 10 hari pascapanen.

bibit jahe merah
bibit jahe merah

Perawatan yang baik dan benar

Perawatan yang baik adalah diantara faktor yang menentukan kesuksesan dalam budidaya jahe merah. Perawatan yang baik dalam artian berusaha merawat pohon tanaman jahe merah sesuai aturan yang dianjurkan. Perawatan yang baik berarti melakukan langkah tertentu sesuai umur tanaman jahe merah. Mulai dari tahap awal seperti penyiapan media tanam, penanaman bibit, pembesaran dan pemupukan serta penyiangan atau pengguludan.

Sinar matahari yang cukup

Betapapun perawatan yang baik bila sinar matahari kurang bisa mempengaruhi tumbuh kembangnya tanaman jahe merah. Itulah sebabnya, bila di sekitar tanaman jahe merah ada pohon tinggi yang menutup ruang jahe merah sebaiknya dipangkas. Dengan begitu, diharapkan tanaman jahe merah yang anda tanam menghasilkan panen yang melimpah dan anda pun sukses dalam budidaya jahe merah.