Hama dalam budidaya jahe merah dan cara mengatasinya

Hama dalam budidaya jahe merah dan cara mengatasinya

 

Menurut Budi Setiawan (2015), Hama yang dijumpai dalam budidaya jahe merah adalah sebagai berikut :

  1. Menyerang daun tanaman hingga berlubang – lubang.
  2. Ulat penggesek akar, menyerang akar tanaman jahe hingga menyebabkan jahe menjadi kering dan mati.
  3. kumbang.

Adapun jenis penyakit yang biasa ditemui dalam budidaya jahe merah adalah berikut ini :

  1. Penyakit layu bakteri. Penyakit ini ditandai dengan gejala daun jahe merah bagian bawah melipat, lalu menggulung, lalu menguning dan mengering. Penyakit ini menyerang jahe merah pada umur 3-4 bulan.

Cara pengendaliannya adalah dengan menjaga mutu bibit jahe merah, mengkarantina tanaman jahe yang terkena penyakit dan memberikan fungisida dithane M-45 (0,25%).

  1. Penyakit busuk rimpang. Penyakit ini bisa masuk ke bibit rimpang jahe melalui lukanya. Gejalanya ditandai bagian bawah menguning, lalu layu dan akhirnya mati.

Cara pengendaliannya adalah dengan membeli bibit jahe yang baik/ sehat, menerapkan pola tanam yang baik dan pemakaian fungisida yang tepat.

  1. Penyakit bercak daun. Penyakit ini menular melalui bantuan angin. Gejalanya dimulai bercak-bercak daun berukuran 3-5 cm. lalu lama lama menjadi abu abu dan di tengah-tengahnya terdapat bintik bintik hitam, sementara pinggirnya busuk basah, lalu mati. Solusinya adalah dengan tindakan penyemprotan fungisida sesuai aturan yang dianjurkan.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s