Keuntungan Pembibitan Jahe Merah Menggunakan Atap Plastik

Pembibitan jahe merah menggunakan Atap Plastik

Pengalaman tim vista agromedia mengelola dunia bibit jahe merah selama tujuh tahun lebih telah banyak memperoleh pengalaman yang didapatkan terutama dalam hal Teknik pembibitan jahe merah yang efektif efisien. Di awal tim vista belajar bagaimana model pembibitan jahe merah, kami pernah menggunakan metode semai terlebih dahulu, lalu bahan menggunakan pupuk kompos yang dibeli dari kelompok tani di Sleman Jogja. Rupanya metode tersebut lebih banyak gagal nya, karena dari 100 batang yang kami buat di polybag, 70 polybag jahe merahnya mati. kamipun berusaha mencari solusi dengan belajar dari para ahli, akademisi, dan praktisi petani di Magelang, Temanggung, Ngawi, Madiun, dan Sragen.

Lalu kami pun beralih  menggunakan media pupuk kascing yang dibeli dari Kawasan lereng Merapi. Hasilnya ada peningkatan. Dari 100 batang polybag jahe merah, 90 nya hidup, sehingga lumayan ada peningkatan drastic. Metode pembibitan jahe merah tersebut kami pakai cukup lama. Namun akhir akhir ini harga pupuk kascing mengalami kenaikan tinggi sehingga kami beralih ke metode lainnya.

Pembibitan menggunakan Cocopeat

Beragam percobaan terus kami lakukan untuk menemukan formula yang tepat dalam pembibitan jahe merah. Kami pun kemudian menggunakan cocopeat hasil dari masukan teman di Jogja. Hasilnya lumayan memuaskan. Dari 100 batang yang kami buat, 90 batang hidup dengan baik dengan atap paranet.

Namun, harga cocopeat mengalami kenaikan sehingga kami pun berusaha mencari alternatif. Kami pun terakkhir  memilih menggunakan media sekam bakar. Di musim kemarau pembibitan kami menggunakan sekam bakar hasilnya memuaskan. Untuk proses efisiensi kamipun menggunakan sekam mentah yang kami bakar sendiri.

Memasuki musim penghujan, pembibitan jahe merah menggunakan sekam bakar di lahan terbuka semula baik. Minim kendala. Namun begitu memasuki puncak musim hujan terutama nopember hingga januari, banyak ditemukan busuk rimpang, dan layu kuning. Kamipun mencari problem dan ditemukan rupanya karena curah hujan yang tinggi.

Pembibitan jahe merah menggunakan atap plastic.

Di saat musim hujan, inovasi yang kami lakukan dengan pembibitan menggunakan atap plastic. Model pembibitan ini pada prinsipnya mencegah air hujan supaya tidak mengenai tanaman jahe merah. Untuk pengairan kami menggunakan air dari sungai yang sudah ditampung di kolam. Hasil dari pembibitan ini alhamdulillah memuaskan dan kami pakai hingga sekarang.

pembibitan menggunakan atap plastik dirasa masih yang terbaik, terutama di musim hujan.

Sponsored Post Learn from the experts: Create a successful blog with our brand new courseThe WordPress.com Blog

WordPress.com is excited to announce our newest offering: a course just for beginning bloggers where you’ll learn everything you need to know about blogging from the most trusted experts in the industry. We have helped millions of blogs get up and running, we know what works, and we want you to to know everything we know. This course provides all the fundamental skills and inspiration you need to get your blog started, an interactive community forum, and content updated annually.

Budidaya Jahe Merah Perspektif Kesehatan

Budidaya jahe merah kini semakin populer di tengah masyarakat. Di masa pandemi ini, kesadaran untuk mengonsumsi bahan herbal semakin tinggi, termasuk pada jahe merah. Untuk itu, budidaya jahe merah dinilai prospek. Setelah pandemi usai, diyakini minat masyarakat terhadap produk jahe merah masih tinggi, mengingat beragam khasiat manfaat yang dihasilkannya.

Dari bidang kesehatan, produk jahe merah sudah diolah sebagai obat herbal. Maka dari itu ada banyak fungsi terbaik dari jahe merah ini, sampai akhirnya ada nilai manfaat secara luas di bidang kesehatan. Sampai akhirnya ada beberapa tujuan utama penggunaan jahe merah sebagai satu potensi besar memenuhi kebutuhan di sektor ekonomi dan bidang kesehatan.

Manfaat Budidaya Jahe Merah di Bidang Kesehatan

Ketika kita bicara soal produk jahe merah pastinya ada nilai manfaat besar bisa dirasakan. Tidak jarang produk jahe merah dalam bentuk serbuk ataupun cair tetap menjadi pilihan utama hingga akhirnya Anda bisa mengerti bagaimana langkah-langkah baru dalam memastikan hasil terbaik untuk bidang kesehatan seperti pada ulasan berikut ini.

Mencegah Terjadinya Obesitas

Tidak sedikit penelitian mengungkapkan penggunaan bahan herbal sebagai jahe merah ini mampu memberi manfaat penting terutama mencegah terjadinya obesitas. Dalam hal ini penggunaan jahe merah semakin mudah diolah hingga bisa didapatkan dalam bentuk serbuk ataupun cairan.

Proses budidaya jahe merah cukup mudah, hanya saja masyarakat mungkin belum mengetahui bahwa dari konsumsi jahe merah ini menjadi satu faktor penting untuk mencegah obesitas. Pada faktanya obesitas bisa terjadi pada semua usia, kemudian dari resikonya mampu memperbesar resiko terjadinya gangguan pada pembuluh darah. Dari sinilah Anda perlu mengetahui apa saja manfaat utama dari mengkonsumsi jahe.

Mengatasi Diare

Para petani jahe merah sebenarnya memiliki potensi besar untuk meraup nilai profit karena melakukan budidaya tanaman jahe merah. Dari sinilah Anda bisa melihat bagaimana proses mengatasi gangguan pencernaan seperti diare bisa diatasi dengan mengkonsumsi jahe merah. Sifat antibakteri dan memberi efek anti inflamasi membuat penggunaan jahe merah ini semakin mudah dikembangkan.

Diare memang cepat diatasi agar tidak memberi efek samping seperti dehidrasi. Dari sinilah Anda perlu mengetahui seperti apa bahan-bahan aktif di dalam jahe merah. Kemudian bagaimana cara-cara pengolahan jahe merah hingga mampu memberi manfaat penting untuk mengurangi resiko hingga menyembuhkan diare secara bertahap.

Mengatasi Mual

Selain diare, ada manfaat penting ketika Anda melakukan budidaya jahe merah pada satu periode yakni membantu mengatasi mual. Dalam hal inilah rasa mual pada perut menjadi faktor penting hingga akhirnya bisa memperlihatkan bagaimana peluang tepat untuk mengatasi mual memanfaatkan bahan herbal jahe merah. Bentuk utama pengembangan jahe merah sekarang semakin beragam. Sehingga ada bentuk peluang dalam menambah potensi bisnis dengan penjualan jahe merah.

Hingga detik ini jahe merah memang dikenal memiliki manfaat penting sebagai satu cara mengatasi mual. Olahan yang bisa dikonsumsi masih sama yakni serbuk ataupun cairan. Minuman jahe merah selalu dikombinasi dengan bahan herbal lainnya. Sehingga ada manfaat penting untuk mengatasi mual karena beberapa faktor penyebabnya.

Berguna Sebagai Penguat Jantung

Tidak banyak orang mengetahui bahwa mengkonsumsi jahe merah dalam bentuk minuman rempah berkhasiat untuk memperkuat fungsi jantung. Tidak jarang penggunaan jahe merah ini mendapat apresiasi dari kalangan dokter hingga akhirnya ada bentuk penguatan jantung yang sejauh ini memberi nilai profit lebih besar dalam mengakses buidaya jahe merah secara masif.

Produk jahe merah ini memperlihatkan bagaimana langkah-langkah terbaik guna menambah potensi menguntungkan di kalangan petani. Tidak jarang menggunakan kualitas terbaik dari para petani selalu memberi nilai profit besar terutama pada mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Mengatasi Gangguan Lambung

Gangguan lambung seperti maag masih sering terjadi karena banyak faktor pencetusnya. Maka dari itu Anda perlu melihat secara langsung seperti apa peluang besar dari bisnis budidaya jahe merah ini sebagai satu solusi terbaik dalam mengatasi gangguan lambung. Jahe merah memiliki zat alami untuk mengatasi berbagai macam masalah di organ lambung. Dari sinilah Anda perlu mengetahui seperti apa peluang bisnis jahe merah dengan banyaknya permintaan sebagai obat herbal.

Pengolahan jahe merah sebagai satu modal penting untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan menjadi perhatian penting. Maka dari itu ada bentuk terbaik dari pengolahan jahe merah hingga akhirnya mendatangkan pengalaman utama bagi para petani. Terkadang pada sisi pengembangan manfaat jahe merah sebagai satu bentuk pilihan modal baru dalam memastikan sistem-sistem terbaik mengatasi berbagai masalah kesehatan di area lambung.

Memperlancar Aliran Darah

Sampai sekarang ada banyak standar pengembangan budidaya jahe merah yang semuanya mampu memperlihatkan dampak baik. Bahkan penggunaan jahe merah sebagai obat herbal mampu memperlancar aliran darah. Karena itulah sampai detik ini ada beberapa bentuk pengembangan sarana pemilihan fungsi jahe merah yang sebenarnya memberi peluang menarik untuk memperlancar aliran darah hingga mencegah terjadinya penyumbatan.

Aliran darah di dalam tubuh menjadi satu hal penting untuk dijaga dan sebisa mungkin terhindar dari berbagai gangguan. Dari sinilah Anda perlu mengetahui bagaimana langkah tepat untuk bisa menjalankan hidup sehat kemudian bisa mengetahui seperti apa manfaat besar dari membudidayakan jahe merah. Tidak heran bila komoditas jahe merah ini masih menjadi salah satu bentuk penting dari langkah tepat dalam menjaga kesehatan tubuh.

Menjaga Kolesterol Baik Tetap Stabil

Seperti halnya fungsi obat herbal lainnya, akan ada prosedur tepat dalam menjaga kolesterol baik tetap stabil. Dalam hal ini manfaat dari jahe merah tetap bisa diandalkan untuk beragam keperluan. Dari sinilah bidang kesehatan lagi-lagi menjadi fokus utama yang selalu mendapatkan perhatian penting dari banyak pebisnis di bidang pertanian jahe merah. Maka dari itu ada banyak cara-cara praktis untuk melakukan budidaya jahe merah ini sebagai bentuk terbaik dalam mencapai target penjualan.

Sedangkan beberapa faktor utama yang selama ini bisa diakses semakin mempermudah semua potensi pengembangan cara lebih sehat dalam menjaga kolesterol baik tetap stabil. Hingga akhirnya para petani jahe merah mendapat kesempatan untuk memastikan seperti apa potensi besar dalam menjaga kesehatan dengan memanfaatkan bahan jahe merah.

Mencegah Terjadinya Kanker

Banyak penelitian terus memperlihatkan bagaimana fungsi dari jahe merah salah satunya mencegah terjadinya kanker. Dari sini ada banyak obat herbal yang dianggap handal untuk mengatasi sekaligus mencegah terjadinya kanker. Maka dari itu ada bentuk tepat dari sisi pengembangan bidang kesehatan terutama penggunaan jahe merah sebagai satu syarat penting untuk

Menjalankan ide bisnis budidaya jahe merah terkadang membutuhkan banyak modal. Hanya saja sekarang ini ada nilai manfaat penting yang seharusnya dicermati dan dipahami sebagai bagian penting untuk mencoba bagaimana langkah-langkah terbaik dalam memulai bisnis di bidang budidaya tanaman jahe merah. Segala macam bentuk peluang terbaik yang sealma ini dimanfaatkan selalu bisa memberi pilihan modal secara tepat.

bibit jahe merah

=

Keuntungan Budidaya Jahe Merah

bibit jahe merah

Nilai Keuntungan Budidaya Jahe Merah Sebagai Komoditas Bisnis

Tidak sedikit potensi besar dari agrobisnis memberi nilai profit besar bagi pelaku usahanya. Seperti halnya dalam cara-cara budidaya jahe merah yang selama ini terus dikembangkan dengan melihat bagaimana langkah tepat dari pemilihan bibit jahe merah dan pemasarannya. Sampai detik ini ada banyak nilai profit bisa didapatkan ketika Anda berkecimpung dalam komoditas bisnis jahe merah ini.

Bahkan pangsa pasar dari jahe merah masih terus dikembangkan dengan melihat bagaimana langkah tepat untuk mengolah dari produk mentah ke berbagai versi siap konsumsi. Dalam hal ini budidaya tanaman jahe merah sebagai komoditas bisnis akan mendatangkan hasil terbaik yang sejauh ini terus mengedepankan kualitas panen hingga pengolahannya.

Nilai Keuntungan Budidaya Jahe Merah Sebagai Komoditas Bisnis

Menilai bagaimana profit besar bisa didapatkan dari bisnis budidaya tanaman jahe merah ini tidaklah mudah. Sebab ada beberapa persoalan bisa dihadapi baik pada sisi pemasaran ataupun dari aspek proses budidayanya sendiri. Maka dari itu ada bentuk nilai keuntungan ketika Anda berhasil melakukan bisnis budidaya jahe merah sebagai satu bentuk komoditas bisnis.

bibit jahe merah
  1. Mampu Memenuhi Kebutuhan Produksi Lokal

Pada aspek kebutuhan produksi lokal tentu saja masih dibutuhkan dalam skala besar. Kita tahu bahwa jahe merah masih menjadi salah satu bentuk komoditas tanaman tradisional dan masih masuk ke dalam rempah-rempah produksi lokal. Karena itulah dalam penggunaannya, jahe merah masih terus dikembangkan dengan berbagai tujuan.

Tidak heran bila sekarang bisnis dalam budidaya jahe tersebut masih terbuka lebar untuk memenuhi kebutuhan produksi loka. Ada banyak bentuk produksi bisa dilakukan dengan pengolahan bahan produksi minuman ataupun dalam beberapa peluang di jual berbentuk lainnya.

  • Memenuhi Kebutuan Ekspor ke Luar Negeri

Peluang besar dalam memenuhi kebutuhan ekspor ke luar negeri juga terus dikembangkan hingga sekarang. Maka dari itu ada bentuk peluang besar ketika Anda memutuskan untuk mengoptimasi komoditas bisnis satu ini. Dari sini, ada nilai penting dalam mencermati semua cara budidaya jahe merah secara tepat dan pastinya memberi nilai peluang besar bagi pebisnis.

Sebagai satu pilihan bisnis lebih mudah dan menguntungkan, pastinya dengan menghasilkan sarana ekspor ke luar negeri ini dikatakan memberi kemudahan bagi semua pebisnis jahe merah. Seperti kita tahu bahwa permintaan dari ekspor jahe merah masih cukup tinggi. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir bisnis jahe merah masih menggiurkan dengan melihat bagaimana hasil terbaik bisa didapatkan dengan melihat bagaimana langkah menjualnya.

  • Pemilihan Lahan Lebih Mudah

Sampai detik ini ada banyak keuntungan sekaligus kemudahan yang dihadirkan dalam budidaya jahe merah. Terlihat dari aspek budidaya jahe merah ini bisa dipelihara dengan beberapa metode mudah. Dari sinilah pemilihan lahan dengan karakter ketinggian 1-2000mdpl menjadi hal penting. Sampai nantinya ada cakupan tepat hingga daerah budidaya lebih luas.

Dalam hal ini tempat budidaya jahe merah masih harus dipertimbangkan sampai akhirnya Anda mengetahui bagaimana cara kerja semua prosedur pengembangan sarana-sarana dalam memilih satu tempat budidaya jahe.

  • Pemeliharaan Lebih Mudah

Seperti kita lihat sekarang ini bahwa ada banyak standar tempat budidaya jahe yang masuk kriteria terbaik. Maka dari itu ada bentuk penggunaan polybag hingga karung sebagai media tanam. Dari sinilah ada bentuk peluang besar yang selama ini terus dipakai untuk budidaya jahe merah.

Pada akhirnya proses pemeliharaan lebih mudah ini memberi potensi besar mempertimbangkan peluang bisnis jahe merah dala skala besar. Tidak sedikit peluang besar dari bisnis jahe merah ini tidak membutuhkan modal besar. Sehingga bagi pemula sekalipun masih bisa mendapat keuntungan bisnis satu ini.

jahe merah
jahe merah
  • Jumlah Petani Jahe Merah Masih Sedikit

Pada faktanya jumlah petani jahe merah masih dianggap sedikit. Sehingga ada bentuk peluang besar bagi siapa saja untuk berkecimpung dalam bisnis jahe merah ini. Karena dikenal sebagai satu bagian penting dalam dunia bisnis di bidang budidaya pastinya ada proses pembelajaran dari awal hingga masa panen.

Untuk itu dalam bidang budidaya jahe merah ini kerap memperhitungkan bagaimana tingkat kepuasan dari sisi nilai profit. Sampai akhirnya ada nilai manfaat bisa didapatkan oleh para pebudidaya dalam bidang tanaman jahe merah ini.

  • Biaya Untuk Memulai Usaha Jahe Merah Lebih Murah

Bila kita bandingkan dengan beberapa jenis usaha budidaya tanaman dengan potensi keuntungan besar, tentu saja jahe merah ini menjadi satu modal penting karena tidak butuh modal besar. Sejak awal hingga proses perawatan sampai pemanenan juga tidak membutuhkan bentuk modal lebih besar.

Maka dari itu dalam proses memulai usaha jahe merah satu ini harus ada persiapan matang dalam mengelola tanah hingga pengaturan modal secara lengkap. Bentuk usaha dalam budidaya jahe merah di berbagai daerah memang khusus ditujukan untuk dijual kembali ke dalam negeri ataupun luar negeri. Untuk itu diperlukan beberapa modal hingga memberi peluang besar untuk mendapatkan profit besar.

  • Menjadi Satu Produk Rempah Populer

Berbicara soal potensi besar dari penggunaan remah-rempah jahe merah ini selalu dikaitkan sebagai produk minuman. Maka dari itu ada bentuk nilai jual tinggi kemudian memperlihatkan bagiamana proses penjualan lebih mudah karena pangsa pasarnya sangat luas. Dari sinilah ada bentuk potensi besar dalam menimbang apa saja yang harusnya dipakai untuk mengoptimasi bentuk rempah-rempah populer sebagai komoditas bisnis.

Penggunaan jahe merah ini sering dikaitkan dengan minuman herbal. Pada akhirnya ada bentuk pengolahan terbaik untuk mencermati bagaimana nilai ekonomis yang harusnya dipakai dengan memaksimalkan bagaimana harga jahe merah dalam versi mentah ataupun diolah masih perlu dikembangkan menjadi lebih potensial.

  • Harga Jualnya Terbilang Stabil

Nilai keuntungan bagi pebudidaya jahe merah bisa terlihat dari segi harga jualnya yang masih stabil. Memang ciri khas dari harga jual produk rempah satu ini adalah ketersediaan harga masih tetap stabil meskipun ada persaingan. Bahkan dari satu pebisnis jahe merah ini harus mencermati bagaimana pengembangan sarana produksi dan pengolahan untuk menambah nilai manfaat dari sisi ekonominya.

Harga stabil ini didapatkan karena tidak banyak petani membudidayakan jahe merah. Kemudian dari sisi pengolahan jahe merah ini juga tidak sulit. Sampai akhirnya ada bentuk harga jual yang masih stabil. Sampai akhirnya ada peluang besar dalam mendapatkan keuntungan besar yang harus ditekuni oleh semua pebudidaya. Dalam beberapa teknik budidaya jahe merah harusnya memberi pengalaman penting bagi siapa saja yang nanti mampu beri nilai profit besar.

Bentuk pengembangan produk jahe merah masih terus dihadirkan dengan berbagai macam manfaat. Dari sinilah Anda perlu melihat apa saja potensi besar yang seharusnya memberi nilai manfaat penting bagi semua pebudidaya. Maka dari itu ada peluang tepat dari proses budidaya jahe merah yang harusnya bisa dimanfaatkan sebagai satu syarat tepat memulai sebuah bidang busaha dalam budidaya tanaman rempah populer dan memberi nilai profit besar.

Budidaya Jahe Merah

Keuntungan Menanam Bibit Jahe Merah

kebun jahe merah

Bibit jahe merah dalam dua tahun terakhir ini dicari banyak khalayak umum. Bibit jahe merah merupakan salah satu bibit yang berprospek tinggi sehingga wajar bila kemudian diburu konsumen. Selama tujuh tahun kami menekuni jahe merah, dalam dua tahun terakhir ini mengalami kenaikan permintaan yang dahsyat.

Jahe Merah Memiliki Nilai Ekonomi Yang Tinggi

Harga jahe merah di pasaran cukup stabil berkisar empat puluh hingga enam puluhan ribu per Kg nya. Tentu saja sesuai kualitas barangnya beserta lokasinya. Di kota kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Jogja, harga jahe merah di pasaran pernah mencapai level tertinggi hingga 70-100 ribu per KG nya. Terutama di saat awal pandemi ini.

budidaya jahe merah media polybag

Cara Budidaya Jahe Merah Mudah

Budidaya jahe merah tidak begitu rumit dan tidak perlu keahlian khusus. Yang terpenting dalam menanam jahe merah adalah lahan yang subur, bibit jahe merah yang unggul, dan pemupukan yang teratur.

Pasar jahe Merah Luas

Dengan manfaat jahe merah yang banyak, membuat pasar dan peminat jahe merah tidak pernah surut. Selama kami berkecimpung di dunia jahe, baik di musim kemarau maupun musim penghujan selalu ada saja yang membutuhkan jahe merah; baik untuk keperluan bibit maupun konsumsi.

Kualitas Bibit Jahe Merah Vista Agro

Bibit jahe merah kini diminati masyarakat Indonesia untuk ditanam di lahan mereka. Hal ini tentu bukan tanpa sebab. Bibit jahe merah yang begitu laris di pasaran tak lepas dari nilai manfaat nya yang begitu tinggi bagi kesehatan tubuh manusia.

Jahe merah memiliki banyak manfaat untuk membuat tubuh prima, tidak mudah lesu dan tidak mudah terkena virus bila dikonsumsi secara rutin. Ditengah pandemi ini, kebutuhan akan konsumsi jahe merah meningkat dan otomatis mengerek harga jahe merah yang kini kembali melambung tinggi lagi hingga di pasar mencapai 50 sampai 60 ribu per Kg nya.

Kualitas Bibit Jahe Merah

Vista agromedia menjual bibit jahe merah dengan tiga kualitas. Kualitas A dengan kondisi full tunas, siap tanam, harga 55000/Kg. Kualitas B dengan kondisi 50 persen tunas dan sisanya belum tunas dengan harga 50.000/Kg dan kualitas C dengan harga 45000/Kg dengan kualitas cukup, yakni 25 persen bertunas sisanya nunggu disemai terlebih dahulu.

bibit jahe merah kualitas A , super

bibit jahe merah
bibit jahe merah kualitas B (sedang)

bibit jahe merah kualitas cukup

 

 

Manfaat Konsumsi Jahe saat Bulan Puasa

bibit jahe merah

Baru saja kita memasuki bulan Ramadan. Bulan di mana umat muslim menunaikan ibadah puasa. Selain diniatkan untuk ibadah, seringkali, bulan Ramadan menjadi ajang untuk diet. Padahal, pada bulan ini, banyak sekali olahan makanan yang dijual di pasaran, muali dari camilan, makanan berat, hingga minuman yang menyegarkan. Namun, siapa sangka, jahe merah memiliki segudang manfaat saat dikonsumsi di bulan Ramadan.

Akhir-akhir ini ornag-orang banyak mencari bibit jahe merah untuk ditanam. Tak heran memang. Sebab, kini orang diminta untuk tetap tinggal di rumah, work from home, untuk memutus rantai penyebaran virus Corona yang sedang menjadi pandemi global.

Orang-orang mulai membudidayakan jahe merah karena tahu khasiat yang ada di dalamnya memang tak main-main. Segudang manfaat bisa diperoleh dari konsumsi jahe merah. Dilansir dari Detik.com, jahe mengalami peningkatan permintaan di pasaran. Peningkatan permintaan jahe merah instan bahkan menapai tiga kali lipat dari biasanya. Diduga, peningkatan permintaan ini berkaitan dengan merebaknya virus corona di Indonesia. Jahe, khususnya, jahe merah dipercaya ampuh meningkatkan imun tubuh. Sehingga, tubuh lebih kebal dari virus dan penyakit. Hal ini berbanding lurus dengan permintaan bibit jahe merah yang juga makin tinggi.

Jahe untuk Berbuka Puasa

Saat puasa tiba, semua hidangan bisa ditemukan. Seringkali kita kalap dan akhirnya melahab semua yang ada di meja makan. Padahal, salah satu tujuan berpuasa adalah menahan hawa nafsu. Jadi, agar puasa tetap menjadi berkah, Anda perlu mengendalikan nafsu makan yang buas tersebut. Penting bagi Anda untuk tetap menjaga pola makan agar tetap stabil dan tak berlebihan.

Salah satu cara untuk menjaga itu adalah dengan mongonsumsi atau meminum air jahe saat buka puasa. Air jahe sangat nikmat disajikan dalam keadaan hangat. Selain itu, jahe juga memiliki banyak khasiat yang sangat baik untuk kesehatan. Jahe dikenal dengan antiokisadannya yang tinggi. Dan, sebagai agen inflamasi dan anti mikroba, jahe dapat mencegah berbagai penyakit, bakteri, hingga peradangan.

Minum jahe saat buka puasa bisa memberi sejumlah manfaat yang sangat baik untuk tubuh. Dengan konsumsi jahe, Anda bisa lebih mudah mengendalikan nafsu makan sehingga tak kalap.

Lifehack.org mengungkapkan bahwa jahe bisa mengurang nafsu makan. Hal ini dikarenakan dengan mengonsumsi jahe, kita akan merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama dari pada ketika tak mengonsumsi jahe. Jadi, bagi Anda yang suka kalap ketika datang waktu berbuka, jahe bisa menjadi solusi yang paling efektif. Cobalah mengonsumsi segelas jahe terlebih dahulu. Dengan cara tersebut bisa dipastikan Anda tak akan bisa makan dalam porsi sebanyak biasanya.

Konsumsi Jahe Merah untuk Melancarkan Puasa

Anda perlu tubuh yang fit dan bugar untuk menghadapi bulan puasa. Namun, kadang cuca yang tak menentu membuat tubuh seseorang menjadi mudah sakit. Jika ini dibiarkan, ibadah puasa Anda pasti akan terganggu.

Jahe merah adalah obat herbal yang sudah terkenal ampuh untuk menjaga kekebalan tubuh. Jahe bisa menjaga tubuh Anda agar tetap prima dan bugar. Hal ini sangat membantu Anda yang sedang menjalankan ibadah puasa. Apabila tubuh sehat dan stamina prima, puasa pastilah akan lancar. Selain itu, selama bulan puasa, Anda juga akan tetap bisa produktif karena tubuh yang tetap terjaga prima.

Jahe memiliki kandungan yang mampu membersikan sistem limfa, mengeluarkan racun, serta membunuh bakteri yang merugikan. Sifat yang dimiliki jahe itulah yang membuat jahe menjadi tanaman rimpang-rimapangan obat yang sangat ampuh untuk mengatasi masalah kekebalan tubuh. Maka dari itu, dengan mengonsumsi jahe (air jahe) saat buka puasa ataupun makan sahur, sangatlah baik untuk menjaga tubuh kita agar tak gampang jatuh sakit.

Jahe Mengatasi Masalah Pencernaan

Bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan mungkin itu sangat merepotkan. Masalah pencernaan seringkali disebabkan oleh kurangnya konsumsi serat. Ketika bulan puasa, masalah pencernaan bisa menjadi makin merepotkan. Oleh karenanya, Anda perlu mencoba mengonsumsi jahe untuk mengatasi hal tersebut. Anda bisa meminum air jahe hangat saat buka puasa. Kandungan yang terkandung dalam jahe bisa membantu merilekskan usus dan organ pencernaan lainnya sehingga masalah pencernaan bisa diatasi.

Jika Anda sering merasakan perut begah atau pun kembung, jahe pun bisa dijadikan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Solusinya adalah Jahe Merah

Menurut Hasti Supriyanti dalam buku Untung Besar Budidaya Jahe Merah, sudah sejak lama tanaman jahe dimanfaatkan manusia. Bahkan, bangsa Tionghoa sudah lebih dari 2000 tahun menggunakan jahe sebagai bahan wajib pembuat obat. Jadi, untuk apa masih meragukan khasiat yang terkandung dalam jahe.

Kini, penelitian modern pun sudah mulai banyak mengakui bahwa jahe merah mampu mengatasi berbagai penyakit. Oleh sebab itu, permintaan jahe terus meningkat seiring waktu. Hal ini tak lepas dari banyaknya kebutuhan industri obat-obtan yang sering menggunakan jahe sebagai bahan bakunya.

Bagi Anda yang tertarik dengan jahe, Anda bisa mulai membudidayakannya sendiri. Untuk budidaya jahe tak makan banyak tempat. Hanya perlu kemauan. Jika Anda tertarik untuk memulai menjadi pembudidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya. Bibit jahe merah unggul berpengaruh pada hasil panen yang lebih maksimal. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Pentingnya Pemupukan Tanaman Jahe Merah

bibit jahe merah

Tiap tanaman butuh nutrisi untuk hidup. Dan tanah menyediakan itu. Namun, tak selamanya, tanah bisa memberi apa yang dibutuhkan oleh tanaman. Perlu penambahan nutrisi pada tanah agar bisa memenuhi kebutuhan tumbuh sebuah tanaman. Tak terkecuali bibit jahe merah. Ia perlu pupuk untuk bisa berkembang dan menghasilkan rimpang sehat dan subur.

Memang banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat tanaman tumbuh dan berproduksi secara optimal. Namun, cara yang paling gampang dan lazim adalah dengan memberi tambahan nutrisi ke tanah menggunakan pupuk, baik itu organik maupun nonorganik.

Pupuk adalah bahan yang terdiri dari satu atau lebih unsur hara yang bisa menutrisi tanaman sehingga bisa tumbuh secara optimal. Pupuk bisa berbentuk padat ataupun cair. Terbuat dari berbagai macam bahan, pupuk bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan organik.

Manfaat Pupuk Bagi Tanaman Jahe Merah

Ada beragam jenis pupuk. Dan pupuk memiliki dosis dan kegunaan masing-masing. Namun, hal yang pasti didapat jika kita menggunakan pupuk antara lain adalah:

  1. Mempercepat pertumbuhan tanaman

Tanaman selalu butuh nutrisi untuk tumbuh. Dan pupuk menyediakan itu. Jika Anda bisa menerapkan dosis pupuk dengan pas, maka dampak positiflah yang akan didapatkan. Namun, dalam beberapa kejadian pupuk malah bisa menjadi ancaman. Pemberian dosis yang tak pas, dan menggunakan pupuk yang tak cocok bahkan bisa merusak tanah maupun tanaman.

  1. Mempercepat dan meningkatkan hasil produksi

Pengolahan tanah secara terus menerus perlahan membuat tanah kehilangan unsur hara. Jadi, pupuk berfungsi untuk menyediakan unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Bagi pembudidaya, pemberian pupuk hukumnya wajib.

  1. Menyingkirkan penyakit dan hama pada tanaman budidaya

Selain dapat meningkatkan hasil produksi dan mengoptimalkan pertumbuhan, pupuk ternyata bisa meningkatkan kesehatan tanaman. Menjaga kesehatan tanaman sangat penting. Sebab, apabila tanaman tumbuh tak sehat, maka tanaman itu akan mudah terserang penyakit dan hama. Ia akan lebih rentan mati ketika ada suatu hal menyerang.

  1. Memperbaiki tanah dan merekayasa area tanam

Kadang petani mendapati lahan yang mereka tempati tak subur. Nah, di sinilah fungsi pupuk. Pada lahan yang kurang subur, pupuk akan membantu menyediakan nutrisi bagi tanaman. Artinya, pupuk dapat merekayasa area tanam yang semula tak cukup subur menjadi subur dan baik untuk tanaman.

  1. Merangsang pertumbuhan akar dan rimpang

Bagi tanaman jahe merah, pemberian pupuk dapat merangsang dan mempercepat pembesaran rimpang. Makin besar rimpang, makin besar pula keuntungan yang akan diperoleh oleh petani jahe merah.

bibit jahe merah
bibit jahe merah

Pemupukan Tanaman Jahe Merah

Agar tak salah memupuk, petani harus memperhatikan beberapa hal. Dalam pemupukan, banyak yang perlu diperhatikan dengan cermat oleh seorang pembudidaya. Pembudidaya harus tahu jenis pupuk, dosis, dan intensitasnya. Dosis ini memperhatikan kondisi tanaman. Jika jahe merah telah subur, maka tak perlu dosis terlalu tinggi. Tanaman subur menandakan bahwa tanaman sudah cukup nutrisi. Namun, sebaliknya, apabila tanaman tak tampak subur, Anda bisa memberikan dosis yang lebih banyak.

Sebelum pemupukan dimulai, Anda haruslah tahu terlebih dahulu apa tujuan Anda memupuk. Apabila pemupukan tersebut bertujuan agar bisa panen jahe usia muda (8-10) bulan, maka pemupukan perlu dilakukan dua kali.

  1. Tahap Pertama

Tahap ini dilakukan ketika tanaman telah berada di media pembesaran selama 1 bulan. Pemupukan ini bertujuan menambah nutrisi yang bermanfaat untuk tanaman. Selama di media pembesaran, tanaman jahe akan banyak menyerap kalium dan nitrogen.

Anda harus bisa memberikan nutrisi secara seimbang. Biasanya, dalam pemupukan tahap pertama pembudidaya memberikan urea (N) dengan dosis 150 kg per hektar.

  1. Tahap Kedua

Tahap ini dilakukan ketika tanaman telah berada di dalam media pembesaran selama 3,5 – 4 bulan. Sebaiknya, jangan pupuk tanaman jahe yang sudah berusia di atas 5 bulan. Sebab, pada usia di atas lima bulan, daun jahe mulai luruh dan menguning. Pada masa itu, taman jahe sedang fokus pada pertumbuhan rimpangnya.

Di tahap kedua ini, pupuk yang biasa digunakan adalah KCL. Kita juga bisa menambah dengan pupuk kandang, urea, dan TSP. Campuran pupuk bisa bermanfaat bagi penggemburan tanah. Yang akhirnya dapat membantu rimpang tumbuh.

Dosis yang digunakan pada tahap kedua ini berbeda-beda tiap jenisnya. Jika Anda menggunakan pupuk urea, dosisnya 250 kg per hektar. Sedangkan pupuk kandang 20 ton per hektar; TSP sebanyak 125 kg per hektar; dan KCL 125 per hektar.

Namun, jika Anda menginginkan pemanenan pada usia jahe yang tua, maka pemupukan dilakukan sebanyak 4 kali. Tujuan pemupukan adalah untuk menjaga rimpang agar tak membusuk ketika dipanen. Untuk pemberian pupuk pada pemanenan jahe tua, akan kami ulas dalam artikel tersendiri.

**

Pemberian pupuk ini harus dilakukan secara telaten. Jangan sampai salah memberi pupuk dengan dosis dan jenis yang salah. Pun Anda tak bisa untuk memberikan pupuk ke tanaman dalam sembarang waktu. Proses yang baik akan menghasilkan buah yang baik pula. Jangan sampai niat baik Anda untuk membuat jahe tumbuh dan berproduksi maksimal malah berbuah hal yang tak diinginkan hanya karena keteledoran memberi pupuk. Begitu.

Apabila Anda mulai tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya.  Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

 

 

 

 

Bisnis Menjanjikan dari Budidaya Jahe Merah

jual bibit jahe merah

Sejak virus Corona (Covid-19) dinyatakan sebagai pandemi global, banyak orang yang mulai mencari  alternatif obat herbal. Bagaimanapun, sampai hari ini, obat atau vaksin dari virus Corona belum ditemukan oleh ilmuan. Maka dari itu, orang-orang memilih kembali pada obat-obatan herbal yang sudah disediakan oleh alam. Karenanya, budidaya jahe merah menjadi tren bisnis yang baru.

Sejak zaman nenek moyang, jahe merah telah dikenal sebagai tanaman obat dengan segudang khasiat. Bahkan bisa dibilang, Belanda menjajah Indonesia beberapa abad silam salah satunya juga karena produksi jahenya. Rimpang-rimpangan yang masih satu famili dengan zingiberales seperti kunyit, kencur, lengkuas, dan temulawak ini bahkan telah dimanfaatkan oleh bangsa China sejak 2000 tahun yang lalu.

William Roxburgh memberikan nama ilmiah Zingiber officanale untuk jahe. “Zingiber” merupakan bahasa Yunani yang berarti rimpang yang memiliki bentuk seperti tanduk. Sedangkan kata officanale diambil dari bahasa Latin yang berarti sesuatu yang digunakan untuk pengobatan. Inilah jahe. Tanaman ajaib yang memiliki kandungan yang sangat berlimpah.

Namun, selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat, jahe merah juga bisa dimanfaatkan untuk tambahan makanan. Masyarakat Indonesia telah memanfaatkan jenis rimpang ini sejak lama. Herbal jahe, selain sedap untuk makanan, juga ampuh untuk menangkal penyakit seperti batuk, masalah pernapasan, dan berbagai masalah pencernaan serta peradangan.

Kenapa jahe merah memiliki potensi bisnis yang tinggi? Hal ini dikarenakan khasiat yang membuat jahe merah selalu dibutuhkan oleh industri-industri besar.

Peluang Bisnis Budidaya Jahe Merah

Jahe merah memiliki prospek bisnis yang cukup tinggi. Di Indonesia belum banyak yang membudidayakan jahe jenis ini. Banyak petani lebih memilih untuk menanam jahe gajah atau emprit. Padahal, di pasar internasional, jahe merah merupakan salah satu jenis rempah sekaligus tanaman obat yang banyak dicari.

Pasar internasional tentu punya nilai lebih tinggi. Harga di pasar internasional lebih tinggi dari harga di dalam negeri. Harga yang tinggi ini dipengaruhi oleh daya permintaan yang naik, tetapi pembudidaya jahe merah tak banyak atau belum bisa mencukupi kebutuhan pasar.

Malaysia, Banglades, dan Singapura adalah beberapa negara yang sering membeli jahe merah dari bumi Indonesia. Pada tarikh 2013, Banglades memesan 270 ton jahe merah ke sebuah instansi swasta yang merangkul petani dari daerah Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Ponorogo, dan Malang.

Namun, karena tak banyak yang membudidayakan jahe merah, petani-petani itu kewalahan menerima pesanan itu. Akibatnya, pengiriman jahe merah dilakukan secara bertahap.

bibit jahe merah
bibit jahe merah

Keuntungan Usaha Budidaya Jahe Merah

Tanah di Indonesia bagaimanapun cocok untuk budidaya jahe merah. Iklim tropis sangat baik untuk pertumbuhan tanaman dan rimpang jahe merah.

Terdapat beberapa faktor yang membikin budidaya jahe merah sangatlah menguntungkan.

  1. Membudidayakan jahe merah tak terlalu sulit dan bisa dibilang cukup mudah. Setelah mendapatkan bibit jahe merah yang berkualitas, Anda bisa langsung menanamnya di lahan yang memiliki ketinggian 1 – 2000 mdpl. Terlebih, di Indonesia, budidaya jahe merah sangat didukung oleh tanah yang subur dan iklim tropis yang hangat.
  2. Media tanam jahe merah cenderung mudah dan murah. Anda dapat membudidayakan jahe merah menggunakan polybag dengan media tanam karung.
  3. Jahe merah dapat dibudidayakan di lahan yang sempit. Sekarang masalah lahan sering terjadi. Sawah kian habis sebab kebutuhan tempat tinggal meningkat. Untuk itu, budidaya jahe merah sungguh tak memakan banyak tempat. Anda bisa memanfaatkan halaman sempit untuk menanam jahe. Dengan menanam jahe merah, pekarangan rumah Anda yang sunyi bisa disulap jadi lahan produktif.
  4. Anda tak akan repot mencari orang yang mau membeli jahe merah Anda. Hal ini dikarenakan kebutuhan jahe merah yang tinggi. Baik untuk diolah sebagai makanan maupun sebagai bahan obat ataupun industri besar.
  5. Jahe merah memiliki nilai jual yang tinggi meski harga jahe merah juga bisa dibilang cukup tinggi.
  6. Untuk menjadi pembudidaya jahe merah, tak perlu modal terlalu besar. Bisa dibilang, biaya yang perlu dikeluarkan untuk usaha jahe merah cukup kecil. Anda hanya butuh ketekunan dan ketelatenan yang serius untuk dapat membudidayakan jahe merah. Anda hanya perlu menyediakan polibag atau karung, bibit, dan pupuk saja untuk membudidayakan jahe merah.

Hambatan yang Mungkin Anda Temui Ketika Budidaya Jahe Merah

Tiap usaha, semudah apa pun, pasti memiliki hambatannya sendiri. Tak terkecuali budidaya jahe merah. Tak sedikit pembudidaya jahe merah yang rugi karena gagal panen. Banyak faktor yang menyebabkan gagal panen. Di antaranya, yaitu karena penggunaan bibit yang buruk, ketidaktelatenan dalam perawatan, serangan hama dan penyakit, hingga persoalan yang tak bisa dicegah seperti cuaca dan iklim.

Untuk masalah bibit yang buruk, Anda bisa menyelesaikannya dengan cara membeli bibit jahe merah berkualitas super di pembudidaya yang sudah terpercaya. Sedangkan untuk urusan hama dan penyakit, ini butuh ketelitian dan keuletan petani. Sebisa mungkin, sebagai petani jahe, Anda harus dapat mencegah penyakit dan hama pada jahe merah. Usaha preventif sangat diperlukan untuk meminimalisir kerugian.

Budidaya jahe merah itu tak sulit. Hanya perlu keseriusan yang konsisten. Apabila Anda tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya.  Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

 

 

Inilah Penyebab Jahe Merah Gagal Panen

bibit jahe merah

Kini, banyak orang yang mulai membudidayakan jahe merah. Bibit jahe merah pun sudah banyak dijual di berbagai tempat. Hal ini tak lepas dari ramainya wabah virus corona (Covid-19) yang sedang melanda dunia.  Sehingga, bibit jahe merah banyak dicari di pasaran. Jahe merah menjadi pilihan alternatif obat herbal yang hits di pasaran.

Jahe merah mengandung minyak atsir yang cukup tinggi di banding jenis jahe lainnya. Di dalam jahe merah terdapat banyak kandungan yang dapat menjaga kesehatan tubuh dan menangkal penyakit. Jahe merah dipercaya ampuh untuk meningkatkan imun sehingga manusia tak gampang terserang penyakit. Disebutkan dari berbagai sumber, sudah sejak lama tanaman jahe dimanfaatkan manusia. Bahkan, bangsa Tionghoa sudah lebih dari 2000 tahun menggunakan jahe sebagai bahan wajib pembuat obat.

Banyaknya permintaan jahe merah otomatis membuat prospek bisnis jahe merah makin tinggi. Di Indonesia belum banyak yang membudidayakan jahe jenis ini. Banyak petani lebih memilih untuk menanam jahe gajah atau emprit. Padahal, di pasar internasional, jahe merah merupakan salah satu jenis rempah sekaligus tanaman obat yang banyak dicari.

Pasar internasional tentu punya nilai lebih tinggi. Harga di pasar internasional lebih tinggi dari harga di dalam negeri. Harga yang tinggi ini dipengaruhi oleh daya permintaan yang naik, tetapi pembudidaya jahe merah tak banyak atau belum bisa mencukupi kebutuhan pasar.

Malaysia, Banglades, dan Singapura adalah beberapa negara yang sering membeli jahe merah dari bumi Indonesia. Pada tarikh 2013, Banglades memesan 270 ton jahe merah ke sebuah instansi swasta yang merangkul petani dari daerah Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Ponorogo, dan Malang. Memang, di Indonesia, untuk membudidayakan jahe merah tidaklah terlalu susah. Hal ini dikarenakan iklim dan kondisi tanah di Indonesia sangat mendukung bagi pertumbuhan tanaman jahe merah.

Dengan kondisi iklim tropis, Indonesia adalah wilayah yang sangat mendukung untuk menanam jahe merah. Pada awal penanaman, jahe merah memang membutuhkan curah hujan yang tinggi. Jahe merah muda (sekitar 0-4 bulan) butuh curah hujan tinggi. Jadi, untuk menanam jahe, baik dimulai pada pertengahan musim penghujan atau awal musim penghujan. Sehingga, ketika tanaman mulai berusia 5-8 bulan, curah hujan sudah mulai berkurang dan tak terlalu tinggi. Fase itu sangat cocok untuk jahe merah dewasa.

Namun, bukan berarti tak ada risiko dan ancaman dalam budidaya jahe merah. Seperti tanaman lain, banyak ancaman yang bisa membuat pembudidaya menjadi gagal panen. Mulai dari hama hingga penyakit yang bisa berakibat fatal pada tanaman jahe merah. Penyakit dan hama yang parah tentu dapat membunuh tanaman dan membuat petani jahe tak dapat untung tapi dapat rugi.

Meski begitu, Anda tak perlu khawatir akan hal itu. Sebab, dengan perawatan yang intensif dan ketelatenan, Anda bisa mencegah serangan hama dan penyakit yang berakibat fatal pada jahe merah.

Serangan Hama yang Mengancam Jahe Merah

Hama adalah momok menakutkan bagi petani. Salah satunya adalah hama kepik. Kepik adalah serangga yang sering hidup di area persawahan. Kepik menjadi hama karena menyerang tanaman, terutama pada bagian daunnya. Hama ini sangat kecil. Kepik memiliki panjang sekitar 5 – 8,5 cm. Warna kepik pun beragam. Ada yang berwarna kemerahan, kuning, bahkan coklat.

Biasanya, daun tanaman jahe merah digunakan oleh kepik untuk bertelur. Sedangkan seekor kepik betina bisa menghasilkan 300 butir terlur. Jumlah yang banyak untuk bisa merusak tanaman jahe. Apalagi, telur-telur tersebut tidak saja diletakkan pada satu daun. Namun, juga disebar di beberapa daun yang ada di sekitar.

Induk hama kepik memisah telur-telur itu dengan tujuan agar larva kepik tak berebut makanan ketika larva sudah menetas. Setelah menetas, larva-lava ini akan menjadikan daun jahe merah sebagai makanan mereka. Petani bisa dengan mudah menandai kepik mana yang sudah menetas. Caranya adalah dengan melihat daun-daun tanaman jahe sudah berlubang atau belum.

Untuk mengatasi hama kepik, petani bisa memanfaatkan insektisida. Cairan tersebut bisa disemprotkan ke bagian daun tanaman untuk membunuh hama. Menurut buku Untung Besar Budidaya Jahe Merah, jenis insektisida yang digunakan adalah dimecron 50 SCW atau Thiodan 36 EC.

Hama Lalat pada Jahe Merah

Selain kepik, hama yang dapat mengancam jahe merah adalah lalat. Lalat gemar memangsa rimpang jahe merah. Jadi, jika rimpang telah terluka karena digerogoti lalat, maka ini sangat berbahaya. Pasalnya, rimpang bisa membusuk karena ada bakteri yang masuk.

Ada dua jenis lalat yang mengancam jahe merah. Pertama, lalat gudang dan lalat rimpang. Untuk lalat rimpang, jenisnya dibagi menjadi dua, yaitu lalat rimpang Eumerus Figurans Walker dan Memegrala coeruleifrons.

Lalat rimpang jenis Eumerus Figurans Walker berwarna hitam dengan garis puth melintang di sekitar abdomennya. Untuk mengatasi lalat rimpang jenis ini, petani bisa menggunakan sistem tumpang sari. Sistem tersebut akan membuat lalat bingung mencari inangnya. Namun, jika lalat sudah terlanjur banyak, petani bisa memanfaatkan cairan kimi. Insektisida Decis 2,5 EC ampuh untuk membasmi lalat jenis ini.

Namun, lalat Memegrala coeruleifrons juga sangatlah berbahaya. Lalat ini tak hanya merusak rimpang, tapi juga bagian tanaman. Jenis lalat ini lebih ramping dan bersayap belang warna hitam. Lalat jenis ini bisa membuat tanaman jahe merah seperti terkena bakteri layu.

Untuk mengatasi lalat jenis ini tak terlalu berbeda dengan lalat sebelumnya. Petani bisa menggunakan sistem tumpang sari. Petani juga bisa mengatasinya dengan tindakan sanitasi atau membersihkan sisa tanaman yang rusak karena larva lalat. Hal tersebut berfungsi untuk memutus siklus hidup lalat.

Syahdan, setelah populasinya berkurang, petani bisa mulai menyemprotnya dengan cairan kimia. Untuk lalat jenis ini petani bisa menggunakan insektisida Curacron 500 EC dengan dosis yang sesuai aturan.

Jika Anda tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya.  Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

 

 

 

 

Pentingnya Menggunakan Bibit Jahe Merah Unggul

bibit jahe merah

Kualitas bibit jahe merah sangat mempengaruhi hasil panen bibit. Hal ini disebabkan karena bibit yang buruk bisa membawa sifat kepada tanaman bawe anakan. Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk menanam jahe, hal yang paling penting adalah memastikan bibit mana yang akan Anda pakai. Jangan sampai Anda salah memilih bibit.

Indukan yang baik akan menghasilkan anak yang baik pula. Anda bisa memastikan kualitas bibit jahe dari melihat indukannya. Jika indukan berkualitas baik, maka kemungkinan besar bibit yang akan Anda gunakan adalah bibit yang baik. Selain mempengaruhi hasil panen, bibit juga memiliki pengaruh pada ketahanan tanaman jahe terhadap serangan penyakit.

Untuk memastikan baik atau tidaknya bibit, Anda harus tahu ciri-ciri bibit yang baik dan yang tidak.

Mendapatkan bibit bisa diperoleh dari dua cara. Yang pertama adalah dengan membuat bibit jahe merah sendiri di rumah. Yang kedua, yaitu dengan membeli atau memesannya di tempat budidaya bibit jahe merah.

Bagi Anda yang memilih cara kedua, Anda harus mengetahui ciri-ciri bibit yang baik dan yang buruk. Jangan sampai Anda ditipu penjual bibit yang nakal. Untuk itu, dalam artikel ini, kami juga akan membagikan cara paling mudah untuk memilah bibit jahe merah yang baik dan yang tidak.

 

bibit jahe merah
bibit jahe merah

 

Pastikan Bibit Jahe Merah Terhindar dari Penyakit

Bibit yang penyakitan tak akan membuahkan hasil yang baik. Namun, tak hanya itu, bibit yang diambil dari kebun yang terserang bakteri Pseudomonas solanacearum, cendawan Rhozpcyonia solani, atau pun hama lalat rimpang Mimegralla coeruleifrons dan Enmerus figurans tidaklah baik digunakan.

Oleh karena itu diperlukan kejelian untuk memilih bibit jahe merah yang baik dan sehat. Sebab, bibit yang jelek tak akan tumbuh baik dan justru hanya memicu kerugian.

Selain bibit yang terhindar dari penyakit, sebisa mungkin Anda harus mendapatkan bibit jahe merah yang tidak cacat. Tidak cacat di sini berarti tak memiliki luka gores atau sesuatu kerusakan pada rimpang yang nantinya akan menjadi bibit.

Bagaimanapun ada penyakit yang biasa menyerang rimpang yang terluka. Bibit jahe merah yang terluka seperti itu lebih mudah terserang penyakit. Anda tak bisa menggunakan bibit jahe merah yang penyakitan. Jika masih dipaksakan, hal itu hanya akan menimbulkan kerugian. Dampak terburuknya, usaha budidaya jahe merah Anda hancur karena gagal panen.

Bibit Jahe Merah Unggul

Bibit jahe merah yang unggul biasanya didapat dari indukan yang baik. Selain itu, bibit yang baik biasanya menggunakan rimpang jahe merah yang sudah tua. Rimpang yang lebih tua ini dapat tumbuh lebih cepat. Untuk itu, usia ideal jahe merah yang cocok buat dijadikan indukan atau bibit adalah yang sudah berusia sekitar 10 bulan atau lebih.

Berikut ini adalah beberapa ciri yang bisa jadi patokan buat Anda yang masih bingung memilih bibit jahe merah mana yang baik.

  1. Bebas dari busuk rimpang

Jahe yang busuk pada rimpangnya memiliki kualitas yang buruk. Rimpang yang terinfeksi bisa jadi sumber penyakit pada jahe. Jika rimpang telah terinfeksi penyakit, maka bisa dikatakan tak layak lagi dijadikan bibit. Apabila masih dipaksakan, maka bukan hasil baik yang akan Anda dapat, melainkan bibit hanya akan menjadi sumber penular penyakit.

Namun, perlu diketahui bahwa bukan hanya rimpang busuk yang tak bisa jadi bibit. Rimpang yang baik untuk jadi bibit adalah rimpang yang tidak terluka. Bekas luka seperti lecet atau bekas terpotong sebisa mungkin dihindari.

  1. Berusia minimal sepuluh bulan

Jahe berumur kurang lebih satu tahun biasanya telah memiliki ukuran yang cukup besar. Selain berukur lebih besar, penampilannya pun sudah tak terlalu merah. Jahe merah dengan usai sekitar satu tahun kulitnya lebih cenderung kecoklatan dengan sedikit semburat merah. Rimpangnya pun sudah tampak berisi serta lebih padat.

Untuk melihat usia jahe, Anda bisa mulai dengan mengamati serat halus pada jahe merah. Jika sudah tua—baik untuk dijadikan bibit—punya serat lebih tegas dibanding yang muda. Lalu, kenapa rimpang jahe muda tak baik dijadikan bibit? Alasannya adalah rimpang jahe lebih mudah rentan terserang penyakit.

  1. Jahe Sudah Parkir

Artinya, jahe tidak langsung digunakan sebagai bibit. Namun, jahe punya jeda minimal tiga hari di gudang setelah panen.

  1. Sebagian mata tunas mulai muncul

Rimpang yang terbaik untuk dijadikan bibit adalah rimpang yang telah memiliki 3 mata tunas atau lebih. Bagian terbaik yang bisa dijadikan bibit, yaitu rimpang pada ruas kedua dan ketiga. Untuk jenis jahe merah bobotnya 20 sampai 40 g di setiap potongan rimpang.

Perbedaan Jahe Merah dengan Jahe Jenis Lain

Niat hati menanam jahe merah, jangan sampai runtuh gara-gara salah membeli bibit. Jahe merah memiliki kandungan minyak asiri lebih banyak dari jenis jahe lainnya. Sehingga, terkadang jahe merah dibandrol dengan harga sedikit lebih mahar dari jenis jahe lainnya.

Agar tak terkecoh, Anda perlu lebih dahulu paham perbedaan jahe merah dengan jahe jenis lainnya. Tak sulit untuk membedakannya.

 

Jahe merah, seperti namanya, memiliki lapisan luar yang cenderung berwarna kemerah-merahan. Ukurannya pun lebih kecil jika dibandingkan dengan jahe gajah. Sangat mudah membedakan jahe merah dengan jahe gajah. Jika jahe gajah berwarna putih kekuningan dengan ruas rimpang yang besar dan gemuk, maka jahe merah berukuran lebih kecil dan berwarna kemerahan.

Jika Anda tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, Vista Agro siap menyediakan bibit jahe merah unggulan yang terpercaya.  Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851